Minggu, 26 Desember 2010

Sebuah Awal Menuju Perubahan


Di usiaku yang sudah kesekian puluh tahun ini, ternyata aku belum banyak berbuat apa-apa.Waktu rasanya terbuang percuma tanpa aku mampu melakukan sesuatu yang berarti dalam hidup ini. Kesia-siaan mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan kelalaianku terhadap waktu tersebut.

Selasa, 21 Desember 2010

Kerja, Durian dan Award

Hal yang paling kuingat pada bulan Desember 2006 adalah momen dimana untuk pertama kali aku masuk kerja sebagai seorang CPNS, yaitu tepatnya pada hari Rabu, 13 Desember 2006. Perasaanku saat itu campur aduk. Antara senang dan juga takut. Senang karena aku membayangkan bahwa dengan bekerja berarti aku memiliki penghasilan sendiri dan otomatis tidak lagi meminta kepada orang tua. Takut kalau-kalau jika ada yang menyuruhku mengerjakan sesuatu, aku malah tidak bisa. Pastilah perasaan malu yang akan kutanggung. Apalagi aku belum memiliki pengalaman yang cukup dan tentu saja buta sama sekali dengan bidang ini.

Nah, sebagai seorang anak baru, aku tidak terlalu tahu kebiasaan yang dilakukan di ruangan. Aku lebih banyak diam dan pasif karena pada dasarnya aku adalah seorang yang pemalu. Pernah suatu hari, ketika akan pulang, aku diberi buah durian oleh teman-teman. Aku bingung, kok, bekerja di kantor dapat buah segala sih. Setelah kutanyakan, ternyata buah durian itu adalah pemberian dari salah seorang CPNS yang berasal dari daerah Kabupaten Kutai Barat.  Kebetulan pada bulan itu, di Kabupaten Kutai Barat sedang musim buah durian. Nah, CPNS tersebut bermurah hati memberikan buah durian pada  teman-teman di ruanganku sebagai tanda terima kasih karena SK nya telah keluar.

Kamis, 16 Desember 2010

Sosialisasi Pengarusutamaan Gender

Selama ini aku sering mendengar perkataan kesetaraan gender. Tetapi, kesetaraan gender semacam apakah yang dimaksud, aku juga tidak terlalu paham. Yang aku tahu, bahwa kata gender sendiri secara harfiah bersinonim dengan pengertian jenis kelamin. Selebihnya, penjelasan mengenai hal itu rasanya masih minim. Dan aku yakin, masyarakat luas pun mengalami hal yang sama seperti diriku, buta terhadap hal tersebut.

Untuk itulah, pada tanggal 6 Desember 2010 lalu, di instansi tempat aku bekerja diadakan Sosialisi Pengarusutamaan Gender. Apa itu Pengarusutamaan Gender? Pengarusutamaan Gender atau disingkat PUG adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistimatis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia (rumah tangga, masyarakat dan negara), melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan program diberbagai bidang kehidupan dan pembangunan.

Sabtu, 11 Desember 2010

Meja Kerjaku


Meja kerja merupakan bagian penting dalam menunjang pekerjaan seseorang. Tidak terkecuali meja kerjaku. Mulai dari menulis agenda,  mengonsep dan mengetik surat, membuat SK, sampai menata berkas untuk selanjutnya diarsipkan, menjadi keseharian rutin yang kulewati di meja kerja. Sungguh besar sekali jasanya dalam membantu menyelesaikan pekerjaanku. Untuk itulah, aku senantiasa berusaha merawatnya  agar terlihat rapi dan awet. Kutata sedemikian rupa supaya sedap dipandang mata. Rasanya malas saja jika melihatnya berantakan. Tangan ini rasanya gatal dan tidak sabar untuk langsung membersihkannya apabila mulai terlihat seperti kapal pecah.

Senin, 06 Desember 2010

Nunukan Malinau : 2 Kabupaten di Utara Pulau Kalimantan

Setelah sebelumnya Menjelajah Kabupaten Paser, kali ini aku dan kedua temanku berkesempatan untuk mengunjungi 2 kabupaten di utara Pulau Kalimantan, yaitu Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau. Kedua kabupaten ini merupakan daerah baru hasil pemekaran dari kabupaten induk sebelumnya, yaitu Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Timur dan berbatasan langsung dengan Negara jiran Malaysia. Kabupaten Nunukan berbatasan dengan Negara Bagian Sabah, sedangkan Kabupaten Malinau berbatasan dengan Negara Bagian Sarawak.

Minggu, 28 November 2010

Selamat Tinggal Buku Harian

Diary atau buku harian adalah sesuatu yang pernah kuakrabi pada jaman SMP SMU dulu. Segala hal tentang peristiwa hidupku kutuliskan dengan sangat detail dalam buku harian tersebut. Bisa dibilang, buku harian telah menjadi saksi akan adanya kesedihan, kebahagian, peristiwa baik, peristiwa buruk, hal-hal yang kadang memalukan, dan berbagai macam perasaan yang terendap di jiwa dan hati ini.

Aku sebenarnya tidak mengerti mengapa kebiasaan menulis di buku harian ini bisa terbentuk pada diriku. Padahal, menulis di buku harian biasanya jamak dilakukan oleh kaum wanita yang katanya cenderung mengandalkan perasaan dalam bertindak. Apa mungkin karena aku adalah pribadi yang agak tertutup sehingga segala sesuatu lebih nyaman aku curahkan lewat tulisan ketimbang harus mengungkapkannya kepada orang lain? Entahlah. Bisa jadi benar dan menjadi jawaban serta alasan yang cukup kuat dari pertanyaanku itu.

Minggu, 21 November 2010

Berapa Nilai Dari Situs Web Anda?


Berapa nilai dari situs web anda? Pertanyaan itu menggelitik pikiranku. Pasti menjadi sesuatu yang menarik jika kita mengetahui tentang harga atau nilai dari blog yang kita miliki tersebut. Nah, iseng-iseng aku browsing di internet dan tanpa sengaja menemukan situs yang dapat memberikan jawaban dari pertanyaanku tersebut. Ternyata lumayan seru juga. Paling tidak hal itu bisa memberikan gambaran umum tentang keadaan blog kita yang sesungguhnya. Apakah menjadi salah satu rujukan yang dicari oleh banyak orang atau hanya menjadi blog biasa-biasa saja.

Sabtu, 13 November 2010

CPNS, Cerita Dimasa Lalu

Bulan-bulan ini sepertinya marak dengan pemberitaan mengenai Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Tentu, informasi semacam ini menjadi hal yang amat dicari-cari oleh mereka yang masih menganggur. Bahkan mereka yang telah bekerja di perusahaan swasta pun, masih tetap mempunyai keinginan yang kuat mengadu peruntungan pada bidang ini. Mencermati hal tersebut, aku jadi ingat pengalamanku sekitar 4 tahun yang lalu saat masih bergelut untuk menyudahi status penggangguran dengan mencoba ikut dalam tes CPNS tersebut. Dan inilah ceritanya…

Jumat, 05 November 2010

Menjelajah Kabupaten Paser

Selama 2 hari, dari tanggal 11 sd. 12 Mei 2010 yang lalu, aku bersama kedua temanku menjelajah Kabupaten Paser. Kabupaten Paser masuk wilayah administrasi Provinsi Kalimantan Timur yang letaknya di ujung selatan dan berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk bisa sampai kesana dari Kota Samarinda, yang merupakan Ibukota Provinsi Kalimantan Timur dibutuhkan waktu +/- 8 jam perjalanan darat (plus laut) dengan terlebih dahulu melewati 2 kabupaten / kota yang lain, yaitu Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Hmm…cukup lama juga ya dan pastinya melelahkan bagi mereka yang tidak terbiasa dengan perjalanan jauh ini.

Selasa, 19 Oktober 2010

Sepenggal Cerita Tentang My Lappie

Laptop ini belum genap berumur 8 bulan. Masih terbilang baru dan fresh. Ia menggantikan PC ku yang rusak. Layar monitornya tidak mau lagi menampilkan gambar. Padahal PC itu berjasa sekali mengajari aku banyak hal tentang tata cara pengetikan sampai pada tahap sekarang ini (Sok banget sih! Emang semahir apa?). Sebenarnya, kalau saja PC yang biasanya kugunakan selama beberapa tahun ini tidak mengalami kerusakan, mungkin saja tidak kepikiran untuk memiliki laptop. Namun, berhubung sekarang ini segala sesuatu sering menggunakan layanan komputer, terutama tugas pengetikan, mau tidak mau aku dan juga anggota lainnya di rumah harus memiliki penggantinya.

Selasa, 12 Oktober 2010

Pemilukada Kota Samarinda

Hari ini, Selasa, 12 Oktober 2010, di Kota Samarinda sedang diadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota untuk periode 2010-2015. Ada 7 pasangan bakal calon yang bertanding. Mereka adalah Andi Harun-Damanhuri, Syaharie Jaang-Nusyirwan Ismail, Ipong Muchlissoni-Edy Kurniawan, Sutrisno-Yulianus Henock Sumual, Iriansyah Busra-Ahmad Faidilham Djafar, Riswan Asmaran-M. Nasir Waladi, dan Dani Firnanda-M Ridwan Effendi. Menurutku, setiap pasangan memiliki kesempatan yang sama untuk bisa memenangkan Pemilukada kali ini. Tinggal bagaimana mereka mensosialisasikan visi misi mereka tentang perubahan yang akan mereka buat untuk kemajuan Kota Samarinda kepada masyarakat luas.

Jumat, 01 Oktober 2010

Proyek Renovasi Taman

Dulunya, diseberang rumahku adalah rumah-rumah warga yang berdiri tepat di pinggiran Sungai Karang Mumus. Sekitar tahun 1986-an, terjadi kebakaran hebat di daerah tempat tinggalku tersebut. Rumahku dan juga rumah-rumah warga di pinggiran Sungai Karang Mumus pun menjadi sasaran amukan si jago merah. Tidak ada yang tersisa. Semuanya hangus, rata dengan tanah.

Semenjak kebakaran tersebut, warga yang rumahnya dulu berada di pinggiran Sungai Karang Mumus terkena proyek pemerintah. Proyek tersebut mengharuskan agar warga tidak mendirikan bangunan di lahan bekas kebakaran. Rencananya, lahan bekas kebakaran tersebut akan dibangun sebuah taman untuk tempat bersantai keluarga. Tentu saja, ada semacam kompensasi pembayaran ganti rugi yang didapatkan warga atas lahan mereka yang digunakan untuk proyek pembuatan taman.

Kamis, 09 September 2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H

Beberapa tahun silam, penggunaan kartu pos sebagai media untuk mengucapkan selamat hari raya idul fitri kepada kerabat atau teman yang berada pada tempat yang jauh menjadi hal yang lazim untuk dilakukan. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, perlahan-lahan penggunaan kartu pos tersebut tergusur dengan kehadiran layanan pesan singkat atau SMS (Short Message Service) dari handpone. Tentu, layanan pesan singkat sebagai media untuk mengucapkan selamat hari raya idul fitri ini menjadi trend yang disukai banyak orang karena sifatnya yang efisien, mudah dan murah. Aku pun tentu juga memanfaatkan layanan ini untuk mengirimkan ucapan selamat hari raya idul fitri ke sesama teman. Begitu pun temanku yang juga mengirimkan ucapan serupa kepadaku. Ucapan-ucapan tersebut masih tersimpan rapi di handphone ku dan kupikir masih relevan hingga sekarang.

Minggu, 05 September 2010

Sepatuku

Tidak menyangka juga kalau ternyata sepatu olahraga yang hampir 2,5 tahun menemaniku, akhirnya kuputuskan untuk tidak menggunakannya lagi. Sedih memang. Tapi mau bagaimana? Sepatu ini telah mengalami kerusakan sehingga terlihat butut dan tak sedap dipandang mata. Padahal kalau dari segi kenyamanan saat dipakai, sepatu ini benar-benar telah memanjakan kakiku. Namun ada masa aku memang harus mengambil keputusan berat ini. Tuntutan pekerjaan menjadi alasan utama bagiku untuk tidak menggunakannya lagi. Rasanya tidak enak saja bekerja di kantor tetapi tetap memakai sepatu butut yang rusak ini.

Senin, 30 Agustus 2010

Masjid Islamic Center Samarinda

Setiap berkunjung ke suatu daerah yang mayoritas penduduknya beragama islam, maka jamak kita jumpai masjid. Masjid-masjid tersebut biasanya memiliki arsitektur dan ciri khas tersendiri yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Perbedaan ini mungkin disebabkan karena masjid-masjid tersebut dibangun dengan mencoba menyesuaikan diri terhadap karakteristik dan budaya dari masyarakat sekitar. Bisa jadi pula dengan arsitektur yang berbeda akan menjadi suatu ciri khas, sehingga ketika seseorang berkunjung ke suatu daerah, maka akan dengan mudah mengenali daerah tersebut lewat bangunan masjidnya.

Selasa, 17 Agustus 2010

Jangan Sekedar Lapar

Di bulan Ramadhan ini, kita semua berharap agar puasa yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT, berupa ganjaran pahala di akhirat kelak. Sudah barang tentu agar puasa kita diterima Allah SWT perlu usaha yang sungguh-sungguh untuk meraihnya. Memang tidak mudah. Ada saja godaan dari kanan-kiri yang senantiasa mengusik keimanan kita untuk melakukan hal-hal yang dapat merusak puasa itu sendiri.

Minggu, 01 Agustus 2010

Hulahop

Beberapa bulan yang lalu, di Kota Samarinda sedang dilanda demam hulahop. Anak-anak, baik yang perempuan maupun laki-laki senang memainkannya. Tak terkecuali orang dewasa pun ikut terserang sindrom ini. Bisa jadi orang dewasa yang memainkan hulahop ini ingin bernostalgia mengenang masa kecil mereka (atau jangan-jangan masa kecil mereka memang kurang bahagia).

Indikasi demam hulahop ini semakin nyata dengan bertebarannya para pedagang yang menjajakan hulahop di berbagai sudut di kota ini. Hulahop yang dijual para pedagang terdiri dari 2 jenis, yaitu yang terbuat dari plastik dan rotan. Tetapi, anak-anak sepertinya lebih memilih memainkan hulahop yang terbuat dari plastik dikarenakan memiliki corak warna yang beragam. Harga hulahop ini berkisar antara Rp. 35.000,- sampai dengan Rp. 40.000,- tergantung dari ukurannya.

Selasa, 20 Juli 2010

Pada Sebuah Forum

Pada bulan April yang lalu, selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 15 sd. 18 April 2010, aku mengikuti kegiatan di suatu forum mengenai “Kajian Penyadaran dan Pendampingan dalam Penguatan Kedamaian” yang diselenggarakan oleh Badan Litbang & Diklat Kementerian Agama RI. Acaranya berlangsung di sebuah hotel di bilangan Jalan Juanda Samarinda.

Dalam kegiatan tersebut dibahas tentang bagaimana mengelola konflik etnoreligius. Topik ini diangkat menjadi bahasan mengingat di Indonesia konflik-konflik yang melibatkan agama dan etnik sering terjadi. Mulai dari peristiwa Situbondo (10 Oktober 1996), Tasikmalaya (26 Desember 1996), Ambon (1999), Pekalongan (24-26 Maret 1997), Temanggung (6 April 1997), Banjarnegara (9 April 1997), dan lain-lain. Konflik bernuansa etnik misalnya peristiwa Sanggauledo (Januari dan Februari 1997) dan peristiwa Sampit Palangkaraya pada 7 Maret 1999 yang kemudian merembet ke Kuala Kapuas.

Jumat, 16 Juli 2010

Fatwa MUI Tentang Arah Kiblat


Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Sopar RA, menyebutkan bahwa fatwa MUI nomor 3 tahun 2010 tentang Arah Kiblat Masjid di Indonesia ternyata keliru.

“Setelah melalui kajian dengan beberapa pakar ilmu falak dan astronomi, arah yang ditentukan MUI justru menghadap ke Afrika, Somalia Selatan, Kenya, dan Tanzania,” ucap Sopar dalam Seminar Arah Kiblat dan Penentuan Waktu Shalat di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang pada Selasa kemarin.

Rabu, 07 Juli 2010

Katalog Tentang Naskah Kuno


Sebuah katalog dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tergeletak diatas meja laptopku. Entah siapa yang membawanya. Lalu, iseng aku membuka lembaran demi lembaran dari katalog tersebut dan mulai membaca isi kandungannya. Sungguh luar biasa. Aku menemukan sesuatu yang menarik dari katalog tersebut. Salah satunya, memuat tentang ringkasan naskah-naskah kuno yang ternyata telah eksis ribuan tahun lalu, jauh sebelum Negara Indonesia ada. Membaca katalog tersebut, imajinasiku seakan dibawa terbang menuju peradaban lampau. Peradaban yang mungkin syarat dengan tradisi dan sekaligus kental pula dengan nuansa yang beraroma mistis. Tak terbayangkan sebelumnya, bagaimana orang-orang di jaman dulu dengan segala keterbatasannya mampu membukukan sejarah kehidupan mereka melalui manuskrip/naskah kuno, yang pada akhirnya bisa dinikmati hingga hari ini. Bukti bahwa mereka pun tidak ingin dilupakan….

Senin, 14 Juni 2010

Nobar Piala Dunia 2010

Perhelatan akbar Piala Dunia di Afrika Selatan dari tanggal 11 Juni sd. 12 Juli 2010 tampaknya memang sedang menjadi fokus perhatian para maniak bola di seluruh bagian di belahan bumi. Tidak terkecuali, di Indonesia pun juga sedang dilanda demam yang sama. Terbukti acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia menjadi suatu aktifitas yang lazim dijumpai diberbagai tempat pada saat ini.

Berbicara tentang nobar, hal ini pun ternyata berlaku di kampungku. Sebuah layar besar dipasang di salah satu rumah warga. Tentu saja karena dipasang pada tempat yang letaknya strategis di pinggir jalan raya, maka nobar ini pun menjadi perhatian dan daya tarik orang-orang yang berlalu lalang. Teriakan dan berbagai komentar mengenai jalannnya pertandingan antara tim sepakbola A melawan tim sepakbola B mewarnai nobar ini.

Minggu, 09 Mei 2010

Kuliah Lagi Ujian Lagi

Kuliah di Universitas Terbuka (UT) benar-benar butuh perjuangan. Butuh perjuangan karena mahasiswa dituntut untuk belajar secara mandiri. Mulai dari membaca modul-modul perkuliahan secara mandiri sampai mengerjakan tugas-tugas tutorial online pun dilakukan secara mandiri pula (ya iyalah harus dilakukan secara mandiri, karena kalau dikerjakan orang lain, bukan mandiri namanya). Kuliah di UT memang sedikit berbeda dengan kuliah regular pada umumnya. Kuliah regular mengharuskan adanya tatap muka antara dosen dan mahasiswa pada setiap sesi perkuliahan. Disamping itu, ada tugas-tugas yang harus dikerjakan dan dikumpul pada tenggat waktu tertentu dalam bentuk fisik, berupa laporan atau makalah. Sementara di UT tatap muka tidak diharuskan, kecuali bagi mereka yang mengambil program studi kependidikan. Ini berarti mahasiswa harus pro aktif terhadap dirinya sendiri untuk menguasai modul-modul mata kuliah yang nantinya akan diujikan pada setiap 6 bulan sekali. Satu-satunya cara untuk menguasai modul mata kuliah tersebut adalah dengan rajin membaca. 

Sabtu, 01 Mei 2010

Kisah Sedih Di Hari Jumat

Ketika seseorang memasuki dunia kerja berarti ia menyadari bahwa suatu saat ia juga akan memasuki masa pensiun. Ini adalah sesuatu yang wajar mengingat faktor usia manusia yang terus bertambah. Usia yang terus bertambah ini tentu saja tidak dapat dipungkiri akan sangat mempengaruhi produktivitas kerja, meskipun pada beberapa orang hal ini tidak bisa dijadikan alasan yang kuat. Dan seperti sudah menjadi hukum alam, bahwa mereka yang tua nantinya akan digantikan dengan mereka yang lebih muda. Oleh karena itu, timbullah istilah Pensiun. Istilah pensiun sendiri menurut yang kukutip dari Wikipedia Indonesia ialah seseorang yang sudah tidak bekerja lagi karena usianya sudah lanjut dan harus diberhentikan, ataupun atas permintaan sendiri (pensiun muda).

Selasa, 13 April 2010

Sudahkah Tertib Berlalu Lintas?

Bingung saja mengetahui kalau di Jakarta ternyata baru diterapkan pemakaian helm berstandar nasional. Kok bisa ya? Bukankah sebagai kota metropolitan seharusnya menjadi percontohan bagi kota-kota lainnya di Indonesia tentang aturan berlalu lintas yang baik dan benar. Tidak sengaja sih mengetahui hal tersebut saat menonton berita di salah 1 stasiun TV swasta nasional sore tadi yang memberitakan bahwa Direktorat Lalu Lintas Metro Jaya melancarkan operasi Simpatik Jaya 2010. Operasi itu dilancarkan untuk merazia pengendara sepeda motor yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas sebagaimana yang tertuang dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009.

Sabtu, 03 April 2010

Banjir

Masalah banjir sepertinya masih menjadi momok yang terus menghantui warga Samarinda hingga saat ini. Setiap kali turun hujan, dapat dipastikan beberapa kawasan yang kerap dilanda banjir, pasti akan tergenang air beberapa senti. Masalah ini sebenarnya adalah masalah klasik yang telah berlangsung lama. Pemerintah Kota Samarinda pun sebenarnya telah berusaha keras untuk menanggulangi permasalahan ini dengan membangun beberapa polder guna menampung debit curah hujan yang kadang berada pada level "ekstrem" (benar nggak bahasanya?). Tapi sayang, usaha itu pun sampai saat ini masih belum menampakkan hasil. Malahan, dari berita yang kubaca pada koran lokal seminggu yang lalu 'kalau tidak salah', polder yang terletak di simpang empat Lembuswana mengalami pendangkalan karena jarang dikeruk. 

Jumat, 02 April 2010

Fenomena Facebook

Fenomena pertemanan melalui situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, myspace dan lain sebagainya melanda dunia saat ini. Tidak terkecuali di Indonesia. Konon, menurut sumber yang kukutip dari sini dan juga sini, Indonesia menjadi pengguna facebook terbesar ke-7 di dunia pada akhir tahun 2009 dan ini diperkirakan akan terus bertambah pada tahun 2010.

Begitupun aku yang juga dilanda demam facebook saat baru mengenal situs jejaring sosial tersebut tahun 2008 silam. Aku begitu antusias saat itu dan lebih sering menghabiskan waktu di warnet ketimbang di rumah.

Kamis, 01 April 2010

Samarinda Tempo Doeloe

Cerita ini sebenarnya agak telat. Tetapi tidak apalah kalau aku berbagi pengalaman yang cukup unik ini saat mengunjungi pameran foto-foto Samarinda Tempo Doeloe. Pameran ini sebenarnya diadakan untuk memperingati Perayaan HUT Pemkot Samarinda ke 50 (emas) dan Hari Jadi kota Samarinda ke 342 tahun 2010. Tempat berlangsungnya pameran di GOR Segiri Samarinda dari tanggal 20 sd. 23 Januari 2010. Dan aku baru berkesempatan kesana pada hari terakhir pameran.

Samarinda dulunya sangat lengang dan belum banyak bangunan berdiri

Pesona Sungai Mahakam

Kalau menyebut tentang Samarinda, pasti yang terbayang dipikiran orang adalah Sungai Mahakam yang luas dan panjang. Memang, sepertinya sungai Mahakam telah menjadi ikon kota Samarinda, terutama bagi orang luar yang berkunjung ke kota ini. Tidak salah memang. Sungai Mahakam telah menjadi saksi dari denyut nadi kehidupan kota Samarinda berabad lampau.

Samarinda memang identik dengan Sungai Mahakam. Sejak Pemerintah Kota Samarinda menetapkan hari jadi Kota Samarinda jatuh pada tanggal 21 Januari 1668 berdasarkan peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda Nomor : 1 tahun 1988 tanggal 21 Januari 1988, Sungai Mahakam seolah menjadi magnet bagi Kota Samarinda. Untuk lebih jelasnya tentang Kota Samarinda, bisa klik disini.

Sungai Mahakam yang menjadi salah 1 ikon kota Samarinda