Minggu, 01 Agustus 2010

Hulahop

Beberapa bulan yang lalu, di Kota Samarinda sedang dilanda demam hulahop. Anak-anak, baik yang perempuan maupun laki-laki senang memainkannya. Tak terkecuali orang dewasa pun ikut terserang sindrom ini. Bisa jadi orang dewasa yang memainkan hulahop ini ingin bernostalgia mengenang masa kecil mereka (atau jangan-jangan masa kecil mereka memang kurang bahagia).

Indikasi demam hulahop ini semakin nyata dengan bertebarannya para pedagang yang menjajakan hulahop di berbagai sudut di kota ini. Hulahop yang dijual para pedagang terdiri dari 2 jenis, yaitu yang terbuat dari plastik dan rotan. Tetapi, anak-anak sepertinya lebih memilih memainkan hulahop yang terbuat dari plastik dikarenakan memiliki corak warna yang beragam. Harga hulahop ini berkisar antara Rp. 35.000,- sampai dengan Rp. 40.000,- tergantung dari ukurannya.

Tentu saja, tingkah polah anak-anak tersebut ketika memainkan hulahop sangat lucu dan menggemaskan. Apalagi jika mereka memainkannya beramai-ramai bersama teman-teman mereka, maka akan semakin mengundang gelak tawa. Sungguh, tampak sekali keceriaan dan kebahagian terpancar di wajah mereka yang masih polos.

Keponakanku bermain hulahop

Demam hulahop ini memang sifatnya musiman. Namun, dari musiman inilah paling tidak anak-anak mengenal apa itu hulahop, yaitu sebuah permainan tradisional yang ternyata telah ada sejak jaman Mesir Kuno dan Yunani Kuno. Ini penting, mengingat anak-anak yang hidup di jaman sekarang ini sepertinya lebih familiar dengan permainan-permainan yang mengandalkan unsur teknologi, seperti games online dan sejenisnya. Permainan hulahop ini juga mengajarkan anak-anak untuk lebih banyak bersosialisasi dengan rekan-rekan sebaya mereka dengan cara bermain secara beramai-ramai. Tentu hal ini tidak akan mereka dapatkan jika bermain games online karena interaksi mereka terbatas hanya dengan komputer.

FAKTA TENTANG HULAHOP :
  • Hulahop adalah mainan berbentuk yang berputar di sekitar pinggang, tungkai atau leher. Hulahop untuk anak-anak umumnya berukuran diameter sekitar 28 inci, dan untuk orang-orang dewasa sekitar 80 inci. Bahan tradisional pembuat hulahop ini biasanya adalah semak dedalu, rotan, ranting anggur dan rerumputan kaku. Sekarang biasanya terbuat dari pipa plastik.
  • Konon menurut penelitian para ahli hulahop adalah permainan anak-anak yang sudah berasal dari ribuan tahun yang lalu. Anak-anak yang berasal dari Mesir kuno bahkan dari Yunani kuno telah bermain dengan menggunakan hulahop sejak 3000 tahun yang lalu. Suku Indian di Amerika juga telah memakai hulahop sebagai permainan anak-anak yang dapat menguji ketepatan memanah dan menombak sasaran. Pada kemudian hari, hulahop mulai banyak digunakan oleh orang dewasa untuk menjaga tubuh agar selalu bugar.
  • Hulahop terdiri dari kata hula yang berasal dari para pelaut yang mengunjungi Hawaii. Pemakaian kata hula dikarenakan para pelaut itu melihat bahwa terdapat kesamaan dari tarian hula-hula yang berasal dari Hawaii dengan cara bermain hulahop sendiri.
  • Pada awalnya hulahop dibuat dari rotan atau kayu. Karena adanya perkembangan jaman, pada tahun 1957, dibuatlah hulahop pertama yang terbuat dari plastik. Hulahop jenis ini banyak disukai dan langsung sukses bahkan hanya dalam beberapa bulan saja hulahop dari plastik ini dapat terjual hingga 100 juta buah.
  • Pada tahun 1957, sebuah perusahaan Australia mulai membuat ring dari kayu untuk dijual di toko-toko eceran. Alat ini menarik perhatian Wham-0, sebuah bibit perusahaan mainan dari California. Richard P. Knerr dan Arthur K. Melin, dari Wham-O, mulai memproduksi ring dari bahan plastik dalam berbagai warna-warna cerah. Knerr dan Melin dipromosikan selama berbulan-bulan pada tahun 1958 di sebuah taman bermain di selatan California di mana mereka akan melakukan demonstrasi dan memberikan ring secara cuma-cuma agar anak-anak dapat belajar dan bermain. Ketekunan mereka membuat ”Hulahop” menjadi sebuah trend terbesar di negara-negara seluruh dunia yang pernah ada. Dua puluh lima juta item telah terjual dalam empat bulan! ”The Hulahop” diperkenalkan pada tahun 1958 dan membuat kedua orang itu menjadi sangat kaya.
  • Hulahop telah berkembang dari sekedar permainan anak-anak saja kemudian menjadi alat olahraga. Hulahop mulai dipertandingkan secara resmi. Dalam perlombaan ini, para peserta dinilai berdasarkan penampilan mereka. Penampilan ini dibagi menjadi gaya bebas dan gaya wajib.
Sumber berasal dari sini dan sini.

41 komentar:

  1. Hulahop dari rotan gan yang bagus

    BalasHapus
  2. hulahop, aku gak bisa deh main beginian
    hihi

    BalasHapus
  3. hadoohh!!! saya ga bisa main hulahop!!!!

    BalasHapus
  4. HulaHop ternyata baik untuk melatih kelenturan otot2 pinggang dan pinggul....selain itu juga mempunyai efek masase dan ada unsur aerobik nya juga...sip...siiip....

    BalasHapus
  5. huLahop yang terbuat dari jenis pLastik sepertinya Lebih mudah daLam meminkannya, karena bagian daLamnya tidak rata (bergerigi) dibandingkan dengan huLahop dari jenis rotan yang Lebih Licin.

    BalasHapus
  6. Tomo : Oh, begitu ya.

    Aby : Aku juga nggak bisa main hulahop. Selamat malam juga ya.

    Tya : Hmm...masa sih? Biasanya perempuan jago lho main yang kaya gituan.

    Srex : Wah, berarti hulahop adalah permainan seni yang ada unsur olahraganya ya.

    Om Rame : Iya, sekarang ini, hulahop dari plastik banyak dijual dimana-mana berbanding hulahop yang terbuat dari rotan. Atau mungkin karena bahan baku rotan susah didapatkan sekarang ini.

    BalasHapus
  7. met pagi kang...
    pagi yang panas
    huuhh

    BalasHapus
  8. pagi om...hulahop...waaah..susah je om..maininnya....thanks telah mampir kang..

    BalasHapus
  9. hulahop...itu bulat dalam memainkan dengan diputar..demikian pula dengan kehidupan ini senantiasa berputar....kunjungan perdana

    BalasHapus
  10. makasih infonya, hulahop permainan yang menyehatkan terutama buat wanita hehe

    BalasHapus
  11. saya setua ini pengin maen begituan belum sempet-sempet

    BalasHapus
  12. buhibuhi ... lucu tuh ... sakit pinggang jadinya pas blom bisa maen hulahop

    BalasHapus
  13. jadi inget iklan di tivi yang nampilin anak kecil belajar maen hulahoop ..:)
    di tempatku di Bali gag begitu booming brader

    BalasHapus
  14. saya juga bisa lho main gituan haha

    BalasHapus
  15. Aby : Selamat pagi juga ya.

    Sang Fajar : Ayo, terus berlatih. Lama2 akan terbiasa.

    Fajar : Benar. Hidup selalu berputar. Kadang diatas kadang dibawah. Kadang berhasil kadang juga gagal.

    Aulia Ahmad : Pria pun juga kalau ingin sehat tidak ada salahnya memainkan hulahop ini.

    Muhammad A Vip : Ayo dong disempat-sempatin.

    Fahrizal : Masa sih. Kayanya perlu belajar banyak biar mutarnya benar dan tidak menimbulkan sakit pinggang.

    Four Dream : Wah, hebat dong!

    Tukang Colong : Jadi, musim apa nih yang lagi ngetrend di Bali? Hmmm...beli aja hulahop. Siapa tahu bakalan bisa main hulahop. Hehehe...

    BalasHapus
  16. iya dong haha, mampir malam bos :D

    BalasHapus
  17. di tempat saya ga ada demam beginian... :D
    blognya ada 2 y gan.. kok ini kyknya sama am postingan terdahulu itu? apakah iy? hhe

    BalasHapus
  18. Four Dreams : Terima kasih. Selamat malam juga ya.

    Febriyanto : Benar banget. Hanya pengen cari suasana baru aja.

    BalasHapus
  19. sayang seumur2 gak penah maen hulahop
    heheh

    BalasHapus
  20. benar banget mas...
    ditempat saya juga udah bertebaran hulahop warna warni...
    seingat saya waktu kecil dulu hulahop nya terbuat dari rotan

    BalasHapus
  21. Rezky Pratama : Sayang sekali ya.

    Berry Devanda : Wah, berarti demamnya merata. Benar sekali nih, jaman aku masih SD SMP gitu, hulahop terbuat dari rotan dan belum ada yang terbuat dari plastik. Mungkin mengikuti perkembangan jaman shg segala sesuatu pun harus ada inovasinya.

    BalasHapus
  22. Kunjungan Perdana dan Salam Kenal

    Info hulahopnya maknyosss sob... sekarang aku jadi tahu sejarah hulahop ^_^

    BalasHapus
  23. seru main hulahop tapi rada susah juga

    BalasHapus
  24. di bali lagi musim buah,hahahahaha
    ni aku lagi nyari, gag tw dmn ada yg jual

    BalasHapus
  25. Nyanyu Amibae : Baguslah. Jadi, jika ditanya seseorang tentang hulahop, bisa ngejawab dong.

    Fahmi Nurika : Begitulah. Seru dan susah jadi satu kesatuan dalam bernain hulahop ini.

    Tukang Colong : Kalau musim buah, di Samarinda juga lagi musim nih, terutama buah durian. Hahaha...

    BalasHapus
  26. hulahop? mm......belum pernah nyoba!
    menyambut datangnya bulan suci ramadhan, saya atas nama pribadi dan juga keluara mohon maaf yang setulus ikhlasnya atas segala kesalahan, kekhilafan, kekurangan dalam setiap postingan, komentar ataupun tanggapan. sungguh, tiada maksud untuk melakukan itu, namun sebagai manusia yang lemah, tak luput dari salah, sebagai hamba yang dhoif, tak lepas dari khilaf. Selamat menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya, semoga Ramadhan kali ini bisa kita gunakan sebaik mungkin untuk meningkatkan amal ibadah baik secara kualitas maupun kuantitas, amin. Dan semoga, gelar muttaqin benar-benar menjadi milik kita,amin.

    BalasHapus
  27. assalamualaikum..
    kunjungan malam,
    hullahop saya belum pernah mencoba lagi, dulu waktu di SD sih pernah..
    seneng muter2 nya ya
    salam

    BalasHapus
  28. Abi Sabila : Selamat menyambut bulan ramadhan juga. Semoga ramadhan kali ini menjadikan kita insan yang semakin mendekatkan diri kehadirat Allah SWT. Mohon maaf lahir dan bathin.

    Neng Rara : Benar, kalau kita bisa mainin hulahop, pasti senangnya bukan main.

    BalasHapus
  29. kirim dong duriannya ke Bali..:q
    jadi mupeng nih..:)

    BalasHapus
  30. enak ya emangnya maen hulahop?

    BalasHapus
  31. kalo berkenan tolong diambil awardnya.. di INI BUKAN AWARD

    Mohon maaf kalo ada salah ya..:)

    BalasHapus
  32. Tukang Colong : Wah, pasti ongkos kirimnya mahal. Hmm...terima kasih ya atas awardnya. Semoga dengan award ini aku semakin bersemangat dalam ngeblog.

    Rezky Pratama : Coba aja sendiri. Nanti akan tahu apakah enak atau tidak.

    Fahmi Nurika. Terima kasih atas kunjungannya

    BalasHapus
  33. lama banget kamu bikin postingan terbaru brader. kemana aja...

    BalasHapus
  34. Pernah coba memainkan, tapi nggak bisa.

    BalasHapus
  35. Tukang Colong : Iya nih. Bingung belum ada ide apa yang mau ditulis.

    Pelangi Anak : Ya setidaknya pernah mencoba kan.

    BalasHapus
  36. di postingan terbaruku ada ide buat postingan kamu selanjutnya..:)

    BalasHapus
  37. Tukang Colong : Oke deh. Aku akan lihat apa postingan terbarumu. Aku yakin pasti akan ada inspirasi yang aku dapat.

    BalasHapus
  38. saya kira, enggak juga Pak. justru maLah saat ini produksi rotan sedang digaLakan namun permintaannya sangat berkurang, terutama untuk rotan2 kuaLitas ekspor. semenjak terjadinya krisis ekonomi berkepanjangan.

    mungkin hanya trendnya aja kaLi Pak, yg sedang marak menggunakan produksi berbahan pLastik. kaLaupun ini merupakan produksi dari daur uLang, adaLah haL yg bagus. tapi sangat disayangkan biLa penggunaan bahan pLastik ini justru menambah Limbah pLastik.

    BalasHapus