Selasa, 17 Agustus 2010

Jangan Sekedar Lapar

Di bulan Ramadhan ini, kita semua berharap agar puasa yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT, berupa ganjaran pahala di akhirat kelak. Sudah barang tentu agar puasa kita diterima Allah SWT perlu usaha yang sungguh-sungguh untuk meraihnya. Memang tidak mudah. Ada saja godaan dari kanan-kiri yang senantiasa mengusik keimanan kita untuk melakukan hal-hal yang dapat merusak puasa itu sendiri.

Dalam salah satu hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Nasai dan Ibnu Khuzaimah, Rasullullah SAW bersabda : Banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa pun dari puasanya kecuali lapar. Banyak orang yang bangun malam tetapi tidak mendapatkan apa pun dari bangunnya kecuali terjaga. Tentu kita semua tidak ingin menjadi bagian dari orang-orang yang disebutkan pada hadist diatas. Itu artinya sama saja dengan kerugian besar. Kerugian besar yang berujung pada penyesalan karena puasa yang dilakukan sebulan penuh ternyata sia-sia belaka. Lalu bagaimana agar kita dapat meraih pahala puasa Ramadhan sehingga benar-benar bernilai ibadah di mata Allah SWT. Tampaknya nasihat Syaikh Maulana Zakariyya al Kandalawi dalam bukunya Fadilah Amal berikut perlu  kita renungkan.

Pertama, jagalah pandangan dari hal-hal yang tidak boleh dilihat. Hindarilah hal-hal yang maksiat dan melalaikan. Jauhilah segala sesuatu yang dapat melalaikan hati kita dari mengingat Allah. Rasullullah bersabda : Pandangan mata adalah seperti anak panah setan. Barangsiapa karena takut kepada Allah ia menjauhkan diri dari maksiat, maka Allah akan mengkaruniakan kepadanya kekuatan iman dan akan merasakan manis serta nikmatnya iman di dalam hatinya.

Kedua, memelihara lidah dari berbohong, bicara sia-sia, memfitnah, bertengkar, dan mengumpat. Kebanyakan dosa yang dilakukan manusia disebabkan karena tak sanggup mengendalikan mulutnya. Dan perkataan yang tidak terpelihara akan dapat mengeraskan hati sehingga dapat membuat ibadah puasa kita terasa hambar. Perbanyaklah berzikir dan membaca Al Quran serta membicarakan sesuatu yang membuat kita ingat kepada Allah.

Ketiga, berhati-hatilah agar telinga kita terhindar dari mendengarkan sesuatu yang sia-sia. Hindarilah mendengarkan pembicaraan, musik-musik atau lagu-lagu yang sia-sia.Lebih baik dengarkan segala sesuatu yang dapat mengingatkan kita kepada kebesaran Allah. Perbanyaklah mendengar lantunan ayat-ayat Al Quran dan menghadiri majelis-majelis ilmu.

Keempat, menjauhkan anggota tubuh dari perbuatan dosa dan hal-hal yang diharamkan. Ketika di luar bulan Ramadhan kita menjauhkan diri dari segala perbuatan dosa dan yang diharamkan, maka di bulan puasa seharusnya lebih sungguh-sungguh lagi untuk menghindarinya. Hindarilah memegang sesuatu yang dilarang untuk disentuh dan jauhkan kaki dari melangkah ke tempat-tempat yang dilarang oleh Allah SWT. Di samping itu, berhati-hatilah jangan sampai makanan haram masuk ke mulut kita.

Kelima, tidak memenuhi perut dengan makanan ketika berbuka puasa walaupun dengan makanan yang halal. Tujuan puasa adalah untuk menahan hawa nafsu dan nafsu hewani kita serta meningkatkan nurani serta ruhani kita. Kalau kita masih memenuhi perut kita dengan makanan yang banyak maka sia-sialah puasa kita. Sama saja halnya dengan orang yang merubah jadwal makannya pada waktu sahur dan magrib. Dengan menyantap berbagai makanan di bulan puasa bisa jadi kita makan lebih banyak daripada bulan-bulan lainnya selain bulan Ramadhan. Akibatnya puasa bukan mengurangi hawa nafsu tapi malah memuaskan hawa nafsu. Jelas hal ini bertolak belakang dengan tujuan puasa yang sesungguhnya.

Keenam, setelah selesai melaksanakan puasa sebulan penuh hendaknya kita merasa khawatir kalau-kalau ibadah puasa kita tidak diterima oleh Allah. Untuk itu jangan berhenti beribadah selepas bulan Ramadhan. Justru ibadah kita harus lebih baik lagi setelah bulan Ramadhan. Ibadah-ibadah yang biasa kita lakukan di bulan puasa sebaiknya kita lakukan juga di bulan-bulan selain Ramadhan, seperti qiyamullail, tadarus, puasa sunat, sedekah dan ibadah lainnya. 

Semoga keenam hal diatas dapat kita terapkan pada puasa Ramadhan kali ini. Dan yang paling penting, selepas bulan Ramadhan pun, keenam hal diatas harus tetap di terapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga berdampak positif bukan saja untuk diri kita pribadi tetapi juga untuk orang lain disekitar kita. Amin Ya Rabbal Alamin.

Gambar sebagai ilustrasi diambil dari sini.

47 komentar:

  1. Ho oh kawand.
    Puasa jangan hanya menahan rasa lapar tok tentunya.
    Ada hal lain yg perlu ditahan juga

    BalasHapus
  2. Selamat bersantap sahur

    BalasHapus
  3. betul sekali...om.....puasa mata, lidah, dan yang lain tidak hanya sekedar menahan lapar dan haus

    BalasHapus
  4. Memang ramadhan harus dimanfaatkan dengan baik. karena hanya bulan ramadhan, alloh memberi pengampunan yang paling besar pada kita!

    BalasHapus
  5. selamat menunaikan ibadah puasa sob.............salam knl

    BalasHapus
  6. Puasa tidak hanya menahan haus dan lapar, tetapi menahan hawa nafsu. Bulan puasa ini wajib kita syukuri, karena banyak orang lain yang tidak diberi kesempatan lagi untuk bertemu dengan bulan puasa..

    BalasHapus
  7. Tomo : Setuju. Menahan hawa nafsu itu adalah hal paling penting dibanding rasa lapar dan haus tsb. Terima kasih ya dan selamat bersantap sahur juga.

    Camajuyas : Pastinya. Karena hali itu yang paling utama.

    Akhatam : Ayo, jadikan puasa kali ini sebagai ladang untuk menanam amal kebaikan sebanyak mungkin.

    Menone : Selamat menunaikan ibadah puasa juga dan tak lupa salam kenal buat kamu. Trims telah berkunjung kesini.

    Rafli Pratama : Iya nih. Kita wajib bersyukur masih diberi kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa oleh Allah SWT. Kan banyak tuh mereka2 yang duluan dipanggil dan itu berarti tidak ada kesempatan lagi untuk merasakan nikmatnya puasa ramadhan.

    BalasHapus
  8. Menjalankan ibadah puasa yang pasti harus ikhlas, ini yang terpenting dan paling utama. Karena Ikhlas ISlam akan membawa kita menjalankan apapun dengan benar.

    BalasHapus
  9. hal yang selalu berulang, rutinitas kewajiban yang seyogyanya membuat semakin menambah ketaqwaan.

    BalasHapus
  10. moga bisa istiqomah dgn semua itu, tq dah berbagi :)

    BalasHapus
  11. akhirnya blog ini tersegarkan oleh postingan..

    setuju brader, gag cuma nahan lapar, tapi nahan nafsu lainnya yg negatif

    BalasHapus
  12. SATU LAGIII... perbaikan ahlak umat Islam xiixixix

    dari sahabat mu

    BalasHapus
  13. Ozzys Blog : Iya, keikhlasan akan membuat puasa kita semakin khusyuk mengharap semata-mata karena Allah SWT.

    Aryadevi : Itulah yang diinginkan. Ketakwaan semakin meningkat bukan malah senaliknya. Meski itu tidak mudah.

    Aulia Ahmad : Terima kasih juga. Istiqomah memang seharusnya menjadi hal yang harus kita pegang.

    Tukang Colong : Alhamdullillah. Apalagi momen ramadhan ini kayanya pas sekali jika aku membuat postingan ini. Paling tidak peringatan bagi diriku sendiri untuk bisa menahan nafsu selama puasa maupun nanti setelahnya. Semoga.

    Tkj2com : Setuju. Akhlak yang terpuji adalah hal yang disukai oleh Allah SWT.

    BalasHapus
  14. Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

    BalasHapus
  15. puasa itu harus menahan nafsu, menjaga tingkah laku dan tutur kata.. sia" puasa mereka jikalau hnya menahan lapar dan dahaga..
    semoga kita terhindar dr perbuatan yg tak sepantasnya iti,sehingga puasa kita menjadi barokah....

    BalasHapus
  16. sholat juga jangan lupa ya mas
    tapi emosi yang sulit banget dibendung....

    BalasHapus
  17. puasa itu maknanya menahan, mengendalikan, bukan sekedar menunda. Meski telah tiba waktu berbuka, seharusnya kita bisa tetap menahan dan mengendalikan nafsu, juga ketika ramadhan berlalu.Semoga kita termasuk golongan orang yang sukses berpuasa, insya Allah, amin.

    BalasHapus
  18. semoga puasanya gag bolong ya..:)

    BalasHapus
  19. selamat berpuasa...........

    BalasHapus
  20. semoga kita bisa ... selamat menjalankan ibadah puasa ...

    BalasHapus
  21. Problemnya sekarang hal yang dilarang itu yang justru ngetrend di pasaran. Tapi namanya juga puasa, ujian atas keimanan.

    BalasHapus
  22. mmm bener banget tuh mas.
    tapi aku yg paling susah itu jaga amarah.. aku orangnya gampang kesel, gampang bete. dikit2 ngedumel. hehe
    semoga ibadah kita semua diridhoi Allah SWT yaa! amiiinnn.....

    BalasHapus
  23. Imtikhan : Selamat menjalankan ibadah puasa juga ya.

    Etam Grecek : Mendapatkan barokah ramadhan, itu yang seharusnya kita perjuangkan.

    Rezky Pratama : Pastinya. Sholat kan tiang agama.

    Abi Sabila. Insya Allah. Jika bersungguh-sungguh, bukan mustahil kita bisa menjadi orang yang meraih sukses puasa tsb.

    Tukang Colong : Amin

    Didiet : Selamat berpuasa juga

    Fahrizal : Amin

    Muhamamad A Vip. Benar mas. Godaan puasa datang dari sana sini. Disitulah keimanan kita diuji.

    Wulan : Sama juga sih. Aku juga kadang sulit mengendalikan emosi kalau sudah marah.

    BalasHapus
  24. kami tim manajemen emosi mengajak secara langsung untuk melawan penyalahgunaan seo...ayo jemput ajakan ini !!! untuk menambah pahala dibulan ramadhan dan menyebarkan kebaikan di dunia maya....

    ayo sebarkan kebaikan dari sekarang......semangat

    BalasHapus
  25. duh yang keenam tuh yang bikin deg2an..
    ya ALLAH semoga Engkau menerima segala ibadah kami...
    dan selalu mengingatMU..-_-

    amin

    BalasHapus
  26. halo sobat mampir lagi nich..

    BalasHapus
  27. berkunjung sobat
    salam kenal ya..

    BalasHapus
  28. Benar bnget sob. Tidak sekedar menahan lapar urusan perut, tetapi juga kuping, mata, lidah dari hal yg tidak dianjurkan baginda Nabi.
    Semoga Ramadhan kali ini kita bsa mendapat gelar muttaqiin. Amiiin...

    BalasHapus
  29. pandangan & pikiran tu paling berat tu godaany.... astofirloh.....

    BalasHapus
  30. Puasa bukan hanya menahan lapar perut tetapi juga menahan lapar hawa nafsu. Semoga Kita semua bisa menjalaninya dengan baik :D

    BalasHapus
  31. kuat kan persatuan sesama anggota tubuh.., kuat kan iman.. tahan napsu dan hawa napsu... berbuat yg baik... mudah2an kita bisa melalui nya...

    BalasHapus
  32. Manajemen Emosi : Setuju. Mari sebarkan kebaikan dengan menulis sesuatu yang positif di dunia maya.

    Aisyah Muna : Amin Ya Rabbal Alamin.

    Imtikhan : Terima kasih atas kunjungannya.

    Desy : Salam kenal juga ya.

    Gaelby : Dan juga yang terpenting sabar serta ikhlas.

    Febriyanto : Benar. Ada saja godaan yang kadang membuat iman kita lemah.

    All U Can Get : Semoga.

    Andri : Jika kita berusaha kuat, Insya Allah kita dapat melaluinya.

    BalasHapus
  33. Makasih pak atas masukannya. Informasi tentang tata cara makan dan berbuka yang baik sangat berguna untuk saya

    BalasHapus
  34. oke deh sobat :D
    sory aku telat

    BalasHapus
  35. mantabb... inspirasi nya kerenzzz

    BalasHapus
  36. Indahnya Kebersamaan : Alhamdullillah jika akhirnya menambah pengetahuan.

    Four Dreams : Nggak papa. Semangat ya...

    Tkj2com : Amin Allahuma Amin.

    BalasHapus
  37. haha,,memang sukar untuk mengendalikan nafsu,, tpi dengan sungguh2 itu bukan hal yg sulit,, nice posting kawan,,, happy bloging,, salam kenal :)

    BalasHapus
  38. mampir lagi sob, mana nih posting terbarunyaa

    BalasHapus
  39. Elvindinata : Setuju. Dengan usaha yang sungguh2, Insya Allah kita semua bisa mengendalikan hawa nafsu tsb. Salam kenal juga ya.

    Four Dreams : Postingan terbaru? Aduh, masih dipersiapkan nih. Hehehe...

    BalasHapus
  40. Memang shob, kalau hanya memwentingkan lapar, hewan juga sa,ma!

    BalasHapus
  41. sangat rugi bila kita puasa hanya ngurusin makan, harus ada ibadah lebih yang kita dalami

    BalasHapus
  42. Remaja Berperan : Ya, begitulah. Hawa nafsu memang diidentikkan dengan hewan.

    Faisal Hilmi : Setuju. Inilah masa untuk berlomba2 meningkatkan amal ibadah.

    BalasHapus
  43. begitulah maknanya....menahan hawa nafsu.Lapar dan haus hanya sedikit dari nafsu primitif manusia, masih banyak nafsu2 lain yg perlu dikendalikan dengn jalan ber puasa.
    siip...

    BalasHapus
  44. Srex : Setuju mas. Masih banyak nafsu2 duniawi yang harusnya dapat kita redam selama dan sesudah ramadhan ini. Semoga kita mampu melakukannya.

    BalasHapus
  45. point pertama:
    pandangan sesungguhnya merupakan sesuatu yg mudah di Lakukan, namun dibaLik itu banyak kesuLitan untuk dapat mengendaLikannya dgn baik.

    point kedua:
    baik ini tidak bedanya dgn point pertama, justru Lbh banyak unsur kesengajaan yg tidak disadari oLeh seseorang kaLau itu adaLah sebuah priLaku yg tidak baik.

    point ketiga:
    justru haL ini yg paLing banyak digemari Om, mengingat upaya untuk membunuh kejenuhan saat menunggu saat bermanfaat. dgn adanya uraian di atas diharapkan dapat menjadikan referensi sebagai peLurus maksud daru istiLah "ngabuburit".

    point keempat:
    kaLau pd point yg ini masih sudah banyak orang yg menyadarinya Om untuk tidak meLakukannya.

    point keLima:
    kebanyakan seperti ini Om, suka pada baLes dendam. hehehe...

    point keenam:
    haL ini juga merupakan sebuah aktifitas yang suLit Om, sebenarnya bukan karena tingkat kesuLitannya, tapi karena tingkat kemaLasan peLakunya.

    penyimpuLan:
    makna puasa seutuhnya adaLah menahan hawa nafsu, dengan dapat menahan hawa nafsu, tentu akan mampu untuk mengendaLikan diri. yakni, meLakukan haL yang harus dikerjakan dan menghindari haL yg diLarang.

    BalasHapus
  46. Panjang banget om penjelasannya. Saya harus meresapi satu persatu karena selama ini masih belum bisa melaksanakan keenam point diatas secara maksimal :(

    BalasHapus
  47. hakhakhak...

    Lho saya kan hanya menyerap apa yg sudah saya baca. nah ituLah hasiL yg saya dapatkan dari tuLisan yg di dapat. sehingga itu merupakan haL sangat bermanfaat bagi pembaca.
    yah udah Lah Pak, jangan dipikirkan yang penting kita sama2 beLajar untuk mereaLisasikannya aja.

    ayo emoticon di rubah jadi senyum, hakhakhak...

    BalasHapus