Minggu, 05 September 2010

Sepatuku

Tidak menyangka juga kalau ternyata sepatu olahraga yang hampir 2,5 tahun menemaniku, akhirnya kuputuskan untuk tidak menggunakannya lagi. Sedih memang. Tapi mau bagaimana? Sepatu ini telah mengalami kerusakan sehingga terlihat butut dan tak sedap dipandang mata. Padahal kalau dari segi kenyamanan saat dipakai, sepatu ini benar-benar telah memanjakan kakiku. Namun ada masa aku memang harus mengambil keputusan berat ini. Tuntutan pekerjaan menjadi alasan utama bagiku untuk tidak menggunakannya lagi. Rasanya tidak enak saja bekerja di kantor tetapi tetap memakai sepatu butut yang rusak ini.

Sepatu olahraga ini sebenarnya memiliki sejarah yang berarti bagiku. Bagaimana tidak? Inilah sepatu pertama yang dapat kubeli dengan menggunakan uang hasil dari gajiku sendiri. Ya, semenjak bekerja, aku bisa membeli sesuatu tanpa meminta dari orangtuaku lagi, termasuk juga membeli sepatu olahraga ini. Senangnya bukan main. Ada kepuasan tersendiri dapat membeli sepatu hasil dari jerih payah bekerja selama ini.

Kalau tidak salah, sepatu olahraga ini kubeli pada tahun 2008 silam. Sepatu olahraga ini biasanya kugunakan pada setiap hari Jum’at untuk kegiatan wajib di kantor, yaitu senam pagi. Sepatu ini terus kugunakan hingga pada suatu saat selepas selesai ujian kuliah di UT dan hendak pulang ke rumah, aku yang mengendarai sepeda motor dan hendak berbelok, tiba-tiba dari arah yang berlawanan muncul mobil dengan kecepatan yang tinggi. Spontan aku menghindari. Aku berhasil selamat dari senggolan mobil tersebut, tetapi nahas, kakiku yang pada saat itu kuturunkan terseret beberapa meter ke permukaan jalan. Untung kakiku tidak apa-apa dan hanya sedikit terkilir. Tapi sepatu olahragaku menjadi korban dimana kulitnya terkelupas. Sejak itulah sepatu olahraga ini menyandang status rusak dan perlahan-lahan berubah butut. Namun meski begitu, tetap kugunakan sambil menunggu ada rejeki untuk membeli sepatu yang baru.

Sepatu lama yang kulitnya terkelupas pada bagian yang dilingkari
Sepatu baru yang menggantikan sepatu lama

Akhirnya pada bulan Juli 2010 lalu, aku putuskan untuk menggantinya dengan yang baru. Kebetulan aku diajak temanku ke toko sepatu. Jadi sekalian saja aku membeli sepatu yang baru. Apalagi aku akan lebih percaya diri apabila ada seseorang yang dalam hal ini temanku untuk kutanya pernak-pernik seputar sepatu, mulai dari warna, bentuk, kualitas sampai harganya. Dan setelah melalui pertimbangan sana-sini, berhasil juga aku temukan sepatu yang pas dengan seleraku. Nah, dengan adanya sepatu baru ini, maka tamatlah perjalanan sepatu butut yang rusak itu. Ia telah kumuseumkan. Tapi aku akan selalu ingat akan jasa besarnya pada awal-awal aku mulai bekerja. Terima kasih telah menjadi bagian dari kehidupanku dimasa lalu.

Postingan tentang sepatu ini ditulis dalam rangka berpartisipasi pada KUIS SEPATU BULUK BERHADIAH SEPATU BARU yang diadakan oleh ARMAN TJANDRAWIDJAJA untuk menyambut Ulang Tahun Blognya yang ketiga yang jatuh pada tanggal 20 September 2010 nanti.

28 komentar:

  1. Wah saatnya minta adik yang baru tuh kawand sepatunya he3

    BalasHapus
  2. yang lama masih kelihatan bagus tu sobat :)

    BalasHapus
  3. Kayaknya masih bagus tuh mas...2,5 tahun sebenarnya masih terhitung muda buat umur sepatu sport....coba di bawa ke tukang sepatu mas...sapa tahu masih bisa diperbaiki lagi....

    BalasHapus
  4. Rupanya menyukai merek yang sama ya Mas, karena antara yang baru dan lama sangat mirip sekali modelnya.
    SELAMAT, semoga menang ikutan kontesnya.. :)

    BalasHapus
  5. saking sukanya, sepatu baru persis dgn yg lama hehe..moga menang :)

    BalasHapus
  6. Tomo : Bisa aja nih :)

    Aby : Masa sih. Memang di foto terlihat masih bagus. Tapi kalau diperhatikan lebih dekat, usang banget lho.

    Srex : Wah, belum kepikiran tuh. Biarin aja saya museumkan.

    Tusuda : Begitulah. Tidak berani tampil nyentrik.

    Aulia Ahmad : Terima kasih ya.

    BalasHapus
  7. dari sini sepatu lama tampak masih bagus kok, tapi terkesan sepatu anak kecil karena angelnya dishoot..hehe

    BalasHapus
  8. saya pun memiLiki memori tersendiri pada sepatu oLahraga yg sudah Lama saya rawat baik2 dan masih saya simpan rapi, waLaupun kondisinya sudah Lebih parah dari sepatu di atas.
    sepatu itu memiLiki kenangan tersendiri, yakni teman jaLan saya sejak sekitar tahun 2002 dan akhirnya sebagai teman untuk menendang boLa futsaL saat Latihan maupun saat bertanding. tapi sekarang kondisinya udah enggak Layak untuk di ajak jaLan2 mejeng, karena kuLitnya sudah pada Lecet dan ada sebagian bagian pinggir yg udah robek dan saya jahit dgn jahitan tangan. tapi sesekaLi tetap saya gunakan untuk bertanding futsaL, karena itu merupakan sepatu Legenda dan memiLiki hoki tersendiri (menurut saya), apaLagi sepatu itu hadiah dari mantan pacar yg sekarang udah menikah dgn orang Lain. Lho koq maLah curhat sih. stop!!!. hehehe...
    semoga aktifitas kontesnya dapat berjaLan dengan baik dan saLam sukses yah Om.

    BalasHapus
  9. MAMPIR balik lagi, untuk tetap memberikan semangat bersama, semoga harapannya bisa menjadi juara ya Mas..
    SALAM dari Kendari.. :)

    BalasHapus
  10. wahh ini ternyata kontes yaw
    sepatu buluk vs sepatu baru hehehhe
    semoga sukses
    aku mo ikutan ahhhh
    :D

    BalasHapus
  11. hahaha ternyata sebuah postingan dalam rangka kontes yah mas? hehehe mudah2an dapat sepatu baru deh khan mau lebaran sebentar lagi :D

    BalasHapus
  12. lebaran sepatunya baru he he...

    BalasHapus
  13. sepatu bututku baru dibuang kemarin dan belum beli lagi, hihihi
    ada lomba berhadiah sepatu toh? wah...

    BalasHapus
  14. Seperti halnya Pahlawan memang wajig dimuseumkan, karena jasa-jasanya dalam memanjakan kaki selama ini, he..,,he..,,hehe.,.,

    BalasHapus
  15. suka warna putih ya? sepatunya putih semua hhe

    BalasHapus
  16. baru nampak ada lubang kecil gitu di sepatu lama..hehe

    BalasHapus
  17. Tukang Colong : Iya, benar kata kamu. Angelnya terlalu di shoot sehingga kelihatan mungil. Tapi baru memperhatikan kan bahwa ada lubang kecil pada sepatu lama tsb. Hehheh...

    Om Rame : Kenangan yang tak terlupakan pastinya om karena hadiah dari mantan pacar. Wkwkwk...

    Tusuda : Terima kasih. Mudah2an.

    Darah Biroe : Terima kasih. Ayo, ikutan juga. Mumpung kontesnya belum ditutup.

    Blog Pengembangan Diri : Benar mas. Semoga.

    Joe : Hanya dipakai pada waktu olahraga aja kok :)

    Muhammad A Vip : Akhirnya tamat dong riwayat sepatu bututnya.

    Pelangi Anak : Wah, ternyata sepatu bisa disejajarkan juga ya dengan pehlawan. Hehehe...

    Fahma Nurika : Nggak juga. Kebetulan aja dapat yang putih.

    BalasHapus
  18. hehe udah dipensiun tapi untungnya belum dibuang ya jadi bisa buat ikutan kuis... siapa tau menang ya.. :D

    BalasHapus
  19. Wah, jurinya datang. Senangnya dapat komentar dari si empunya kuis. Terima kasih ya.

    BalasHapus
  20. menurutku masih bagus..... dan memang sepatu yang ku gunakan lebih buruk ari itu!

    BalasHapus
  21. jadi ingat ama film timur tengah, mengenai sesorng yang berjuang hanya karena sepatu. kesamaannya adalah dg anda ""KENANGANNYA!!

    BalasHapus
  22. ada yang ukuran 45 gak bro
    yang kayak gitu
    hehehe

    BalasHapus
  23. ya sudah waktunya beli yang baru kawand

    BalasHapus
  24. Remaja Berperan : Masa sih. Harus dicek dulu nih, apakah benar sepatunya sobat lebih buruk dari punyaku. Hehehe :)

    Faisal Hilmi : Iya, saya juga pernah nonton filmnya. Sedih ;)

    Rezky Pratama : Hmmm...cek ke toko sepatunya dulu ya :p

    Tomo : Kan udah aku beli tuh :o

    BalasHapus
  25. indah memang. tapi mantan pacar yg sudah menjadi istri orang Lain, bukan mantan pacar yg menjadi istri saya. hakhakhak...

    kaLau meLihat sepatu itu jadi gimana gitu, waLaupun sudah penuh dgn tambaL suLam tapi masih menarik untuk di Lihat dan digunakan.

    BalasHapus
  26. wah, aku juga punya sepatu kesayangan yg terpaksa ditinggalkan karena jebol. hiks....

    BalasHapus
  27. Aku juga punya sepatu sperti itu di rmahku, semoga berhasil,,,, :D

    BalasHapus
  28. Saya juga punya kenangan dengan sepatu saya, tapi sekarang tidak terlacak lagi keberadaan sepatu saya itu.. :D
    semoga sukses dengan kontesnya Mas... :)

    BalasHapus