Rabu, 08 Juni 2011

Kecamatan Kota Bangun

Masih diberi kesempatan untuk menginjakkan kaki ke wilayah-wilayah terpencil di hulu Mahakam pada 7 Juni 2011. Tepatnya di Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Hampir memakan waktu 4 jam untuk sampai kesana dari Kota Samarinda. Normalnya sebenarnya bisa ditempuh 3 jam saja. Tapi berhubung jalan yang rusak parah disekitar wilayah Jahab, maka mau tidak mau harus merasakan perjalanan yang panjang tersebut. Melihat Kecamatan Kota Bangun serasa mendapatkan ketenangan. Jauh dari hiruk pikuk kota. Namun, kecamatan yang tidak begitu luas ini sepertinya mulai terusik dengan eksploitasi alam. Penggalian batubara yang berlebihan perlahan-lahan memudarkan keeksotisan dari hutan-hutan lebat khas Pulau Kalimantan. Apakah ini akan terus berlanjut hingga tinggal menunggu waktu saja dimana bencana itu akan datang secara tiba-tiba?

Entahlah! Hanya waktu yang akan menjawabnya. Yang pasti, keindahan Kecamatan Kota Bangun merupakan hal langka yang bisa aku lihat. Apalagi, Kecamatan ini dikelilingi oleh Danau Semayang yang merupakan habitat dari hewan jenis mamalia air yang hampir punah yaitu Pesut Mahakam. 

Meskipun hanya sebuah kunjungan singkat, aku kembali belajar untuk mengenal alam Kalimantan dengan lebih bermakna. Untuk itu, dengan menggunakan kamera HP yang beresolusi minim, aku sempatkan mengabadikan beberapa sudut dari Kecamatan Kota Bangun ini sebagai memori yang akan kukenang kelak.


21 komentar:

  1. Wih pengalaman yang menyenangkan

    BalasHapus
  2. kalo bisa alam jangan diobark abrik dengan alasan apapun biar tetap asri dan nyaman

    BalasHapus
  3. ada yang mobilnya masih dibungkus plastik he he

    BalasHapus
  4. Untuk Berpariwisata Online Silahkan klik Di Sini
    Untuk Menyaksikan Pohon Aneh Silahkan Klik Di Sini
    Gambar Porno Burung Dalam Sangkar Klik Di Sini

    Jangan Lupa Follow Yah! Salam Blogging And Salam Damai

    BalasHapus
  5. saya ingin ke kalimantan, tapi kapan ya? saya hanya ingin naik perahu di sungai yang lebar dan jalan-jalan di hutan.

    BalasHapus
  6. lagunya bikin adem ayem :)

    BalasHapus
  7. hutan kalimantan kembali rusak akibat tidak ada niat baik dari pemerintah untuk menyeimbangkan alam, terutama dari departemen kehutanan dan dept. pertambangan. semua berlomba mengeruk kekayaan alam tanpa melestarikannya.

    BalasHapus
  8. Subhanallah,..
    jadi pengen ke sana..
    salam kenall

    BalasHapus
  9. kotanya sepi banget ya... tapi bersih ! wah, sering banget jalan2 ya sekarang?

    BalasHapus
  10. wah, lama banget nih aku gak mampir kesini setelah ikutan diklat selama 2 bulan. apa kabar?

    BalasHapus
  11. Selamat malam Om..., seneng bisa mampir lagi kesini...

    BalasHapus
  12. met siang kalimantan
    met siang bro
    met berhari minggu

    BalasHapus
  13. KECAMATAN YANG INDAH.. SAYANG KALAU DI EKPLOITASI KEKAYAAN ALAMNYA DENGAN CARA YANG TIDAK JELAS..

    SORY MAS IFAN, LAMA NGGAK MAMPIR... HEHEHEHE...

    BalasHapus
  14. bangun lah badanya bangunlah jiwanya untuk indonesia raya

    BalasHapus
  15. indah yang masjid itu mas

    BalasHapus