Sabtu, 06 Agustus 2011

Kuliner Di Kedai Sabindo

Malam tadi sehabis sholat isya, aku bersama saudara-saudaraku mengunjungi sebuah rumah makan di bilangan jalan Pembangunan Samarinda. Rumah makan itu bernama Kedai Sabindo. Kalau mendengar namanya sepertinya agak berbau melayu. Dan benar saja, rumah makan tersebut menyajikan kuliner yang kerap disajikan sebagai sarapan rutin di negara Malaysia, seperti roti canai dan teh tarik. Sebenarnya sudah sejak lama aku dan saudara-saudaraku berkeinginan untuk ke rumah makan ini. Tapi tidak tahu kenapa selalu saja tertunda. Akhirnya, begitu ada waktu luang dan juga yang paling penting adalah tersedianya dana, maka tidak kami lewatkan kesempatan itu.

Nasi goreng kepiting dan roti canai

Ternyata tidak hanya makanan dari Malaysia saja yang disajikan. Ada juga makanan dari negara lain yang ditawarkan seperti nasi goreng thailand dan nasi goreng pattaya. Sebenarnya banyak pilihan menu yang dapat kita pilih. Tapi karena tidak terlalu familiar dan takutnya tidak cocok dilidah, maka aku memilih menu yang direkomendasikan oleh adikku karena memang ia pernah makan di kedai ini sebelumnya.

Nasi goreng pattaya yang diselubungi dadar telor
Isi dari nasi goreng pattaya

Jadilah pada malam itu kami memesan beberapa menu seperti nasi goreng thailand, nasi goreng pattaya, nasi goreng kepiting, roti canai, roti tissu  dan teh tarik. Aku pribadi memilih menyantap nasi goreng pattaya. Namun aku juga mencoba merasakan satu dua sendok rasa dari nasi goreng thailand dan nasi goreng kepiting yang dipesan saudara-saudaraku. Ini kulakukan biar mengetahui nasi goreng mana yang paling nyaman dilidah. Alhasil setelah menikmatinya, aku berkesimpulan bahwa nasi goreng pattaya dan nasi goreng kepiting lah yang rasanya paling mantap. Ini bukan hanya pendapat pribadiku, saudara-saudaraku pun mengamininya. Meskipun rasanya mantap, sebenarnya aku tidak berkeinginan untuk menghabiskan nasi goreng tersebut karena pada waktu berbuka puasa aku telah makan cukup banyak sehingga perut ini terasa kenyang. Tapi kalau tidak dihabiskan rasanya mubazir. Makanya untuk menghabiskannya aku kunyah dengan pelan dan akhirnya makanan tersebut ludes juga.

Menyeruput teh tarik dingin
Yang bentuknya kerucut itu adalah roti tissu

Oh ya, suasana di Kedai Sabindo ini cukup menyenangkan. Harga dari makanan-makanan yang ditawarkan juga standar sehingga lumayan banyak orang yang berkunjung ke tempat tersebut untuk sekedar kongkow-kongkow. Selain itu, kita juga bebas memilih apakah ingin bersantai di dalam atau luar ruangan. Tetapi kebanyakan pengunjung lebih memilih untuk bersantai dan menyantap makanan di halaman luar karena mungkin pandangan mereka lebih terasa bebas dibandingkan di dalam yang paling-paling hanya melihat dinding tembok. Tapi kelebihannya jika kita bersantap didalam ruangan adalah kita dapat menyaksikan secara langsung para koki mendemonstrasikan cara memasak makanan tersebut. Yang unik adalah ketika para koki tersebut mengolah adonan roti canai. Pembuatannya ternyata mirip seperti membuat martabak. Belum lagi ketika mereka membuat teh tarik dengan menuangkan cairan tersebut setinggi-tingginya sehingga menghasilkan busa yang kental. Benar-benar suatu hal yang jarang aku saksikan. Rasanya tidak rugi mengunjungi tempat ini dan berharap bisa kembali lagi untuk menikmati hidangan-hidangannya sekaligus melihat demonstrasi cara memasaknya yang unik tersebut.

mendemonstrasikan cara memasak

22 komentar:

  1. wah makanannya mantap nih :)

    BalasHapus
  2. nasi gorengnya dibungkus ya...wah, saya belum pernah tuh. kapan kapan deh

    BalasHapus
  3. alamatnya dimana? whuaa..gaya kayak yg mo kesana aja :)

    BalasHapus
  4. Nasgor pattaya yg plng unik, pernah liat daftar menu tp blm pernah nyoba xixixi

    BalasHapus
  5. diselubungi dadar telor, ketika dibuka hemmm
    hanya pernah liat gambarnya, suer bukan niru Komment di atas

    BalasHapus
  6. Siapa tuh yang motret? Kok nggak ada potonyah?

    BalasHapus
  7. eeeh ada nasi goreng pattaya
    untungnya bukan nasi goreng attayaya
    hahahahaha

    prata (roti canai)
    roti kirai
    tegh tarik
    aku suka

    BalasHapus
  8. jadii lapeeeerrr nih hahaha.

    BalasHapus
  9. Ku paling suka nasi goreng pattaya, tapi biasanya porsinya dikit, kalo aku sih ga kenyang...

    BalasHapus
  10. nasi goreng pattaya,roti canay,teh tarik jadi ingat waktu tinggal di Brunei Darussalam,love,peace and gaul.

    BalasHapus
  11. duuuh BW malam2 gini jadi laper
    apalagi nngebaca postingan ini
    huaaaa

    BalasHapus
  12. Kapan kapan Nyoba ah...makasih infonya

    BalasHapus
  13. ngeliad koki mendemonstrasikan keahlian memasak di depan kita emang paling menyenangkan :)

    BalasHapus
  14. sedap banget berbuka disana.

    BalasHapus
  15. Roti tissu itu unik sekali yaaaa..?
    Dalamnya apa tuh, kok bentuknya kayak tumpeng?

    BalasHapus
  16. nasi gorengnya menggodaaaaaaaaa....

    BalasHapus
  17. itu yang demonstrasiin masaknya siapa mbak?!?!

    BalasHapus
  18. bewe tengah malam lalu liat prata
    jadi lapeeer

    BalasHapus
  19. BW pagi salam,
    nasi gorengnya nyumii

    BalasHapus
  20. Wah, pagi2 maen kesini jd ngiler sob...
    hehe...
    :D
    sori sob lama gak men kesini, koneksi lg lemot nih...
    apa kabar?puasanya bolong blm?

    BalasHapus
  21. kapan kapan blue diajak dong...........xixixiix
    salam hangat dari blue

    BalasHapus