Sabtu, 01 Oktober 2011

Penyapu Jalanan

Saat melintas disebuah ruas jalan di Samarinda, mataku tertuju pada seorang petugas kebersihan yang sedang menyapu dedaunan kering yang berserakan. Tangannya begitu cekatan mengumpulkan daun-daun kering tersebut, lalu meletakkannya di bahu jalan. Cuaca pada saat itu sangat terik. Keringat pun bercucuran dari seluruh tubuhnya. Sesekali diusapnya keringat itu dengan handuk kecil yang ia lilitkan dileher. Tampak jelas rona kelelahan terpancar dari wajahnya. Aku hanya bisa menghela napas menyaksikan kejadian itu. Kejadian yang seakan-akan menohok diriku. Menohok karena betapa selama ini aku begitu nyamannya melenggang menikmati hidup. Sementara diluar sana, si penyapu jalan itu, menjalani yang sebaliknya.