Minggu, 01 April 2012

2 Tahun Coretan Hidup

Tidak terasa, tepat pada hari ini, 2 tahun sudah blog Coretan Hidup eksis mewarnai perjalanan hidupku. Begitu banyak perubahan yang terjadi selama 2 tahun tersebut. Perubahan yang aku sendiri saja tidak menyangka-nyangkanya. Bayangkan saja, dalam rentang 2 tahun tersebut, tiba-tiba aku telah berada pada keadaan dimana sejujurnya untuk terlintas dipikiran pun tidak sama sekali. Tetapi itulah kenyataan hidup. Ia memberi warna-warni tersendiri, dan tentu saja blog Coretan Hidup telah menjadi saksi dari semua perubahan tersebut. 

Berbicara tentang blog Coretan Hidup, tentu telah banyak yang ditorehkan selama 2 tahun ini. Kebanyakannya bercerita tentang curahan hati. Kalau tidak berkisah tentang kebahagiaan, pastilah duka lara yang terpaparkan. Kedua hal tersebut seperti menjadi semacam sajian utama di blog ini. Sebenarnya aku pun tidak berkeinginan untuk menjadikannya obyek penulisan karena kesannya terlalu mengumbar kehidupan pribadi. Tapi pada kenyataannya aku tidak kuasa untuk menahan apa yang terpendam di dalam hati ini. Rasanya puas saja jika telah mampu menumpahkannya dalam bentuk tulisan.

Diawal kemunculannya, blog ini sangat produktif dalam menelorkan tulisan. Dalam sebulan bisa menghasilkan 6 sampai dengan 7 tulisan. Tetapi kini entah kenapa, seiring perjalanan waktu, blog ini seakan mati suri. Malahan menginjak usia 2 tahun, blog Coretan Hidup hanya mampu menghasilkan 1 tulisan untuk tiap bulannya. Tentu ini menjadi sesuatu yang memprihatinkan. Ini juga menjadi prestasi buruk bagi diriku karena berarti aku tidak mampu mengelola blog ini dengan baik.

Setelah kupikir dengan seksama, banyak hal yang menjadikan aku tidak aktif lagi dalam menghasilkan tulisan. Salah satu penyebab utamanya adalah perasaan malas yang semakin akut, juga rasa bosan karena seakan dipaksa untuk terus-terusan online. Disamping itu ada hal lain yang juga memperparah ketidakaktifanku tersebut, dan itu adalah permasalahan hidup yang dari hari ke hari semakin berat. Bukannya menghilang, tetapi ia malah semakin menggerogoti kehidupanku. Aku yang lemah ini yang tidak dibekali dengan keterampilan dan kemampuan yang baik menjadi semakin tersungkur menghadapi permasalahan hidup. Ujung-ujungnya aku menjadi mudah termenung dan bersedih sehingga pada akkhirnya tidak mau melakukan apapun termasuk juga tidak punya keinginan bangkit untuk mulai kembali menulis.

Oh ya, di 2 tahun perjalanan Coretan Hidup, ada 2 peristiwa penting yang terjadi pada diriku. Pertama adalah aku telah berhasil lulus kuliah di Universitas Terbuka. Waktu studi yang kutempuh adalah sekitar 4 tahun, yaitu dimulai pada akhir tahun 2008 dan diakhiri pada awal tahun 2012 ini. Meski tidak terlalu mendapatkan nilai yang bagus, tapi itu sudah sangat berarti bagiku. Kemudian peristiwa kedua yang terjadi adalah peristiwa yang tidak aku sangka sama sekali, yaitu aku mengakhiri masa kesendirianku di usia 31 tahun lewat 1 bulan. Tepatnya pada Sabtu, 4 Pebruari 2012 aku telah melangsungkan akad nikah di Kota Balikpapan. Sementara resepsinya diselenggarakan di dua tempat, yaitu pada tanggal 5 Pebruari 2012 di Kota Balikpapan, kemudian lanjut pada tanggal 12 Pebruari 2012 di Kota kelahiranku, Kota Samarinda. 

Dan seperti yang sudah-sudah dimana karakter diriku yang tidak kuasa untuk melakukan curahan hati dengan menuliskan permasalahan hidup yang aku alami. Kali ini yang menjadi curahan hatiku adalah kehidupan berumah tangga. Ya…kehidupan berumah tangga ternyata tidak mudah. Banyak onak duri yang menghadang. Apalagi diriku yang tidak dibekali dengan keterampilan dan kemampuan yang cukup dalam mengatasi permasalahan tersebut, tentu teramat sulit untuk menjalaninya. Ditambah lagi dengan ketidakmandirian dan ketergantungannya aku dengan lingkungan sekitar semakin memperparah keadaan. Maklumlah, selama ini, apa-apa aku selalu mengandalkan keluarga. Dan sekarang baru merasakan betapa beratnya menjalani hidup sendiri yang berbeda 180 derajat dari kehidupan sebelumnya. Jujur, aku belum terbiasa dengan hal ini dan perlu banyak penyesuaian. Aku sadar ini tidak mudah, tetapi mau tidak mau aku harus tetap menjalaninya. Meski sebenarnya aku berjalan terseok, tapi aku selalu berdoa dan berharap akan segera muncul sinar mentari hangat yang akan menggantikan mendung sehingga aku bisa ceria kembali. Amin Ya Rabbal Alamin.

7 komentar:

  1. semoga dengan 2 tahun usia blognya, moga tambah semagat ya ngeblognya...^^

    BalasHapus
  2. selamat untuk dua tahun yang luar biasa. lanjutkan!

    BalasHapus
  3. selamat ya udah lulus dan selamat ultah utk blognya.

    BalasHapus
  4. Ikut mengucapkan selamat ulang tahun untuk blognya. Semoga jam terbang kian memacu semangat menulis dan sharing pengetahuan

    BalasHapus
  5. selamat ulang tahun yg kedua semoga bisa lanjut terus ya

    BalasHapus
  6. met ultah buat blognya, sama dgn javu nih sebulan hy bisa update 1 ampe 2 post doang hehe (sok sibuk), btw slmt atas pernikahannya, moga jadi keluarga sakinah mawaddah warohmah...amiiin

    BalasHapus
  7. met ultah buat blognya bro, smoga awet ampe nanti...amin :)

    BalasHapus