Selasa, 23 April 2013

Mengurus Perpanjangan 5 Tahun STNK Di Kantor Samsat Samarinda

Petugas yang menerima berkas pendaftaran untuk check fisik

Di Sabtu pagi yang cerah, pada tanggal 20 April 2013, ditemani oleh bapakku, aku menuju ke Kantor Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Samarinda yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim. Disana, aku mempunyai keperluan mengurus perpanjangan 5 tahun Surat Tanda Naik Kendaraan (STNK). Maklumlah, pada bulan Mei 2013 nanti, genap 5 tahun usia pemakaian Motor Suzuki Smash KT 3300 NO yang aku miliki. Makanya, tanpa harus menunggu bulan depan, aku berinisiatif untuk mengurus perpanjangan tersebut. 

Mengurus perpanjangan 5 tahun STNK ini adalah pertama kalinya aku lakukan. Jadi wajar kalau aku agak bingung mengenai prosedur awal apa yang harus ditempuh. Untuk itu, jauh-jauh hari sebelumnya aku mencoba mencari tahu dengan browsing diinternet perihal tata cara pengurusannya. Berbekal informasi yang didapat tersebut, aku lalu menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan saat pengurusan nanti.

Petugas yang melakukan check fisik kendaraan

Aku sampai di Kantor Samsat Samarinda sekitar jam 08.30 Wita. Kemudian kuhampiri petugas satpam dan mengatakan kepadanya bahwa aku memiliki keperluan mengurus perpanjangan STNK. Ia lalu menyuruhku untuk langsung membawa motor yang aku miliki kebagian Check Fisik yang terletak dibagian agak bawah (basement) dari kantor tersebut. Dibagian itu, ada beberapa orang yang sudah memasukkan berkasnya di meja pendaftaran. Aku pun lalu melakukan hal yang sama dengan memasukkan berkas persyaratan yang sudah aku siapkan dari rumah. Saat antri menunggu pemanggilan, aku terbaca pada banner yang ditempatkan di kanan-kiri meja pendaftaran tentang berkas-berkas (sebut saja berkas awal) yang harus disiapkan untuk perpanjangan 5 tahun STNK motor atau mobil, yaitu meliputi :
  • BPKP asli + fotocopi
  • STNK asli + fotocopi
  • KTP asli + fotocopi

Tadinya aku agak cemas karena BPKP asli tidak aku sertakan saat mengumpul berkas. Tapi nyatanya tidak apa-apa. Petugas pendaftaran tetap memanggil namaku dan menyerahkan sebuah blanko yang akan digunakan untuk mencatat hasil pemeriksaan check fisik kendaraan. Blanko tersebut kemudian kita serahkan kepada petugas check fisik. Petugas check fisik lalu memeriksa kendaraan motor yang terlebih dahulu harus sudah dalam keadaan standar 2

kounter informasi dan pengambilan nomor antrian
Nomor antrian

Ada kejadian yang tidak menyenangkan saat check fisik berlangsung. Setelah beberapa saat memeriksa, si petugasnya meletakkan begitu saja blanko hasil pemeriksaan ke jok (tempat duduk) motorku. Ia lalu pergi begitu saja. Dalam hati aku bertanya, ini sudah selesai atau belum sih check fisiknya. Aku pun terdiam begitu saja sambil menunggu beberapa saat, berharap si petugas tersebut akan segera balik. Nyatanya ia memang balik, tapi saat balik tersebut, ia malah menuju ke motor lain dan melakukan check fisik serupa. Aku spontan mendekatinya dan bertanya apakah check fisik untuk motorku sudah selesai. Dengan raut wajah yang terkesan dingin, ia menjawab ala kadarnya seraya menyuruhku membawa kembali blanko hasil pemeriksaan ke petugas pendaftaran. Aku jadi kesal dibuatnya. Harusnya, kalau memang check fisik sebuah kendaraan telah selesai, si petugas hendaknya mengatakan secara jelas dengan kalimat verbal bahwa pemeriksaan itu selesai. Jangan asal pergi begitu saja sehingga membuat bingung si pemilik kendaraan, apakah check fisik tersebut selesai atau belum. 

Suasana di Kantor Samsat Samarinda
Di loket perpanjangan 5 tahun

Aku lalu kembali ke meja pendaftaran dan menyerahkan blanko hasil pemeriksaan check fisik tersebut kepada petugas pendaftaran. Si petugas lalu menyatukan berkas awal bersama dengan blanko hasil pemeriksaan check fisik. Lalu ia menyuruh membawa berkas yang telah disatukan itu ke lantai 1 untuk proses selanjutnya. Di lantai 1, hal pertama yang harus dilakukan adalah menuju kounter informasi dan pengambilan nomor antrian. Nah, di kounter tersebut, si petugas akan memberikan nomor antrian beserta map yang berlogokan lambang samsat dengan terlebih dahulu meminta kita menunjukkan KTP asli. Selanjutnya, kita harus menuju ke loket perpanjangan 5 tahun sebagaimana yang tertera dinomor antrian. Di loket tersebut, aku serahkan berkas yang telah aku masukkan kedalam map kepada petugasnya. Aku lalu disuruh membayar uang sebesar Rp. 80.000,- yang rinciannya terdiri dari Biaya Administrasi STNK Rp. 50.000,- dan Biaya Administrasi TNBK Rp. 30.000,-. Tunggulah beberapa saat. Petugasnya nanti akan memanggil kita dengan menyerahkan kembali map yang barusan dimasukkan ditambah dengan formulir yang harus diisi. Formulir tersebut berupa data-data fisik kendaraan dan data pribadi sipemilik. Apabila selesai mengisi formulir, masukkan lagi kedalam map dan serahkan kembali kepada petugas loket perpanjangan 5 tahun. Si petugas lalu menyuruh kita untuk menunggu di loket berikutnya, yaitu loket pembayaran

Formulir yang harus diisi
Kuitansi pembayaran

Di loket pembayaran, aku kembali dipanggil dan disuruh membayar uang sebesar Rp. 164.000,- yang terdiri dari PKB Rp. 129.000,- dan SWDKLLJ Rp. 39.000,-. Di loket ini, petugasnya adalah orang dari BanKaltim. Bisa terlihat dari penampilan mereka yang fashionable. Selanjutnya, setelah membayar, harus kembali menunggu di loket penyerahan. Nah, di loket inilah yang lumayan lama menunggunya. Tapi ini tidak menjadi suatu halangan karena merupakan tahap akhir yang mana setiap orang akan segera mendapatkan hasilnya. Benar saja, beberapa saat kemudian, nomor antrianku dipanggil. Aku bergegas menuju loket penyerahan. Petugasnya lalu menyerahkan STNK baru yang berlaku hingga sampai 31 Mei 2018 beserta plat nomornya. 

Total waktu yang kuperlukan untuk mengurus perpanjangan 5 tahun STNK motor adalah sekitar 1 jam 30 menit (estimasi dari jam 08.30 sd. 10.00 lewat beberapa menit). Ini artinya, pelayanan yang diberikan oleh Kantor Samsat Samarinda terbilang mudah dan cepat. Tinggal sedikit ditingkatkan lagi terutama dari segi keramahan, khususnya dibagian petugas yang menangani check fisik.

Oh ya, pelayanan Kantor Samsat Samarinda sendiri berlangsung dari Senin sampai dengan Sabtu, dengan jadwal sebagai berikut :
  • Senin sd. Kamis : Pukul 08.30 sd. 13.00 Wita
  • Jumat : Pukul 08.30 sd. 11.00 Wita 
  • Sabtu : Pukul 08.30 sd. 12.00 Wita

Aku berharap semoga tulisanku ini dapat berguna dan bermanfaat bagi siapapun yang akan melakukan pengurusan perpanjangan 5 tahun STNK. Paling tidak dapat mengetahui gambaran umum tahapan yang harus dilalui.

STNK baru yang digunakan hingga 2018 nanti
Plat nomor baru yang siap dipasang di motor

6 komentar:

  1. baru tahu prosedurnya seperti ini, tahun lalu yang memperpanjang STNK motorku suami :)

    BalasHapus
  2. Aku malah belum pernah ngurus perpanjangan STNK karena yang biasa ngurusin suamiku :D

    BalasHapus
  3. Oalah ternyata juga baru pertama ngurus STNK ya? Hebat.. masih sempat potret2 juga :D

    BalasHapus
  4. wah... nanti kalau udah punya motor, bakalan ngurusin yang beginian nih... :D

    BalasHapus
  5. wahahahaha.. itu yg pas nyelonong pergi... membingungkan

    BalasHapus