Jumat, 20 September 2013

Acara Aqiqah Dilla

Alhamdullillah, salah satu kewajibanku sebagai orangtua untuk mengaqiqahkan dan menasmiyahkan puteri pertamaku telah terlaksana. Pada hari Minggu, 15 September 2013, tepat saat Dilla berumur 3 bulan 1 minggu 3 hari, acara tersebut dilangsungkan. Rasanya lega karena hampir dalam waktu 3 bulan tersebut selalu kepikiran didiri ini tentang hal tersebut. Jika belum terlaksana, seperti ada perasaan yang mengganjaI dan itu juga berarti membuatku tidak tenang. Banyak hal yang melatarbelakangi kenapa acara aqiqahan dan tasmiyahan itu baru terlaksana sekarang. Hal-hal itu harus dipertimbangkan dengan seksama mengingat acara tersebut melibatkan banyak pihak, terutama sekali keluargaku. Merekalah yang menjadi motor penggerak untuk mengurus ini itu mengingat aku sendiri tidak bisa diandalkan kalau mengurusi acara-acara yang sifatnya mengumpulkan massa. 

Minggu, 01 September 2013

Hajatan 17 Agustusan

Keseruan anak-anak mengikuti lomba
Meski bulan Agustus telah lewat 1 hari, tidak ada salahnya bila postingan kali ini aku bercerita mengenai kemeriahan HUT Kemerdekaan RI di kampungku. Karena rasanya sayang jika kemeriahan tersebut terlewat begitu saja mengingat momen-momen seperti ini tidak terjadi setiap saat. Tentu juga akan menjadi kenangan lucu yang akan tetap bisa dibaca pada tahun-tahun berikutnya, terutama bagi keponakanku yang juga ikut berpartisipasi mengikuti lomba 17 Agustusan tersebut.

Hajatan memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 68 di kampungku dirayakan gegap gempita dengan mengadakan berbagai macam lomba bagi anak-anak. Tepatnya Sabtu dan Minggu, 24 dan 25 Agustus 2013, anak-anak di kampungku, yaitu Jalan Tarmidi RT. 15, Samarinda begitu bersemangat mengikuti aneka lomba yang berbau ketangkasan, seperti : lomba lari kelereng, lomba lari karung, lomba memasukkan paku dalam botol, lomba makan kerupuk, dan lomba tarik tambang. Pokoknya ramai sekali suasana di kampungku saat itu. Jalan raya yang biasanya ramai dengan lalu lalang kendaraan, maka pada 2 hari tersebut ditutup sementara dan disulap menjadi tempat lapang untuk arena bertanding anak-anak. Maka tumpah ruahlah orang-orang kesana. Dan yang paling seru tentu saja adalah sorak-sorai penonton yang memberi semangat pada anak-anak saat bertanding.