Jumat, 05 Desember 2014

Taman Van Der Pijl & Cahaya Bumi Selamat


Entah berapa kali mengunjungi Kota Banjarbaru yang terletak di kawasan landasan ulin ini. Itupun dilakukan karena tugas kedinasan yang mengharuskan kami menyelesaikannya di kantor regional (untuk wilayah Kalimantan Tengah, Selatan dan Timur). Sudah pasti, karena lebih fokus dengan masalah pekerjaan, rasanya untuk mengenal kota ini lebih dalam menjadi terabaikan.

Seperti saat kunjungan singkat beberapa bulan lalu ke kota ini, perasaanku biasa-biasa saja. Tidak ada sesuatu yang membuatku tampak bersemangat. Paling-paling hanya berjalan-jalan pagi dan sore melihat keramaian pasar. Selebihnya hanya dihabiskan di kamar hotel menonton acara TV lokal.

Sabtu, 01 November 2014

Melawat Ke Kuala Lumpur (Bagian 4)

Wisata kuliner di Jalan Alor

Semasa berada di Malaysia, banyak hal-hal baru yang menjadi perhatianku. Berhubung ini mungkin adalah perjalanan pertamaku ke luar negeri, maka hal-hal tersebut menjadi menarik untuk diamati, mulai dari budayanya, bahasanya, gaya hidup, kebiasaan-kebiasaan masyarakatnya, peraturan-peraturan yang berlaku, sarana dan prasarana yang tersedia, hingga kuliner yang ditawarkan. Rasanya senang saja mendapatkan pengalaman yang mungkin sedikit agak berbeda dengan apa yang selama ini dijalani di negeri sendiri. Meski sebenarnya Malaysia dan Indonesia adalah negara serumpun yang menjunjung tinggi adat istiadat melayu, tetap saja perbedaan itu ada. Dari perbedaan itu, aku setidaknya bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing negara.

Rabu, 01 Oktober 2014

Naik Pangkat

Banyak peristiwa terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini yang sebenarnya apabila dituangkan dalam bentuk tulisan akan banyak yang bisa diceritakan. Namun karena kesibukan pekerjaan dan mengurus anak sehingga hal tersebut menjadi terabaikan. Tetapi rasanya tidak adil juga jika menjadikan kesibukan sebagai penyebab kemandegan dalam menulis. Mungkin benar, kesibukan menjadi salah satu alasannya, tetapi ada juga faktor lain yang harus aku akui bahwa inilah biang keladinya, yaitu perasaan malas yang akut.

Namun, agar tidak hilang begitu saja peristiwa-peristiwa yang pernah berlaku tersebut, maka aku rangkum beberapanya yang menurutku memang patut untuk diceritakan karena sifatnya yang bisa jadi bagus, indah, memiliki unsur kenang-kenangan dan juga berisi informasi penting suatu saat nanti. Cerita-cerita itu hanya berkisar seputar aku dan Dilla saja yang temanya lebih menekankan tentang pekerjaan keseharianku dan juga tumbuh kembang puteri kecilku itu. 


Selasa, 02 September 2014

Melawat Ke Kuala Lumpur (Bagian 3)


Pada hari kedua saat mentari pagi menampakkan sinarnya, kami telah bersiap diri untuk sebuah petualangan yang menyeronokkan. Ya, rencananya pada hari itu kami akan mengunjungi beberapa tempat yang menjadi destinasi pelancongan di Malaysia. Tentu saja kami menyambutnya dengan antusias. Namun, sebelum pergi, kami terlebih dulu mengganjal perut dengan sarapan pagi ala kadarnya. Aku dan adik-adik memilih untuk bersarapan di sebuah kedai yang terletak bersebelahan dengan hotel tempat kami menginap (yang dikelola oleh orang yang wajahnya sepertinya berasal dari wilayah India Selatan atau Pakistan). Namanya Restoran Al-Wira dan menu di kedai tersebut didominasi oleh roti-rotian, dan aku sendiri mencoba roti dadar telur yang cocolannya berupa kuah kari. Sementara minumannya adalah teh tarik. Untuk roti dan minum tersebut aku harus merogoh kocek 3,2 RM. 

Senin, 04 Agustus 2014

Melawat Ke Kuala Lumpur (Bagian 2)

Suasana Perayaan Cap Go Meh di Jalan Alor

Hari pertama, saat waktu mulai beranjak sore dan segala urusan hotel telah beres, dengan serta merta rombongan kami bersiap untuk menjelajah kawasan sekitar. Utamanya yang ingin dicari adalah makanan, mengingat sedari siang, perut ini belum juga terisi dengan nasi. Maka dengan keadaan keroncongan, berjalanlah kami menyusuri kawasan Bukit Bintang. Saat melewati Jalan Alor, ada 2 hal yang menjadi perhatian :
  • Saat itu bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh sehingga suasana di Jalan tersebut amat ramai dengan kerumunan wisatawan yang ingin menonton seni pertunjukan atraksi barongsai. Tambah meriah lagi dengan bunyi petasan yang diledakkan bersahut-sahutan sehingga memekakkan gendang telinga. Dan yang paling memanjakan mata adalah dekorasi lampion-lampion merah yang dipasang berjejer sepanjang jalan. 
  • Bertemu dengan makcik yang berjualan di pinggir jalan dan menjajakan penganan ringan semacam nuggget. Untuk mengganjal perut, membelilah kami beberapa nugget yang ditusuk menyerupai sate. Lumayan enak, tapi itu belum mampu menghalau rasa lapar yang ada. 

        Rabu, 02 Juli 2014

        Melawat Ke Kuala Lumpur (Bagian 1)


        Menjadi sesuatu yang luar biasa di tahun 2014 ini karena berhasil mewujudkan keinginan diri melawat ke luar negara untuk tujuan melancong. Dan lawatan perdana tersebut jatuh ke negara jiran, Malaysia. Pemilihan Malaysia sebagai destinasi pelancongan bukan semata-mata didasari kerena letaknya yang dekat dengan Indonesia, tetapi lebih disebabkan faktor kemudahan dalam berbahasa. Bahasa melayu yang merupakan salah 1 dari 3 bahasa resmi yang dituturkan masyarakat disana setidaknya akan lebih dapat kami pahami berbanding jika harus berkomunikasi menggunakan bahasa inggris, (terlebih-lebih bahasa tamil yang untuk mengucapkan sepatah katapun tidak kami tahu sama sekali). Faktor lain yang semakin menguatkan kami untuk menyambangi negara yang mengklaim dirinya sebagai The Truly Asia ini adalah adanya penerbangan langsung dari Balikpapan ke Kuala Lumpur (PP) yang ditaja oleh maskapai berbiaya murah, yaitu Air Asia.

        Kamis, 05 Juni 2014

        Dilla Berumur 1 Tahun


        Waktu terus saja berlalu dan tanpa disadari tepat setahun yang lalu pada tanggal yang sama (dengan tanggal hari ini) menjadi hari yang bersejarah bagi aku, isteri dan terlebih-lebih bagi bayi mungil kami yang bernama Nur Afifa Adilla. Pada tanggal tersebut, Dilla untuk pertama kali merasakan menghirup udara dunia. Juga untuk pertama kali mulai merasakan adanya perubahan suhu, dimana mungkin semasa di dalam rahim selalu mendapatkan kehangatan, tetapi sesaat setelah lahir tersebut, maka mau tidak mau Dilla harus menyesuaikan dirinya dengan suhu bumi yang ekstrem. Dan itu menjadi salah 1 hal yang aku khawatirkan mengingat Dilla lahir secara prematur yang dalam aspek kesehatan sebenarnya belum siap untuk menghadapi keadaan tersebut. 

        Kamis, 08 Mei 2014

        Museum Nasional Jakarta


        Saat ke Kota Jakarta lagi pada tanggal 8 sd. 10 November 2013, aku telah merencanakan untuk mengunjungi beberapa tempat yang sekiranya mudah kujangkau dari tempat aku menginap di Puri Inn, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat. Aku lalu browsing diinternet dan menemukan 2 tempat yang sepertinya seru untuk dijelajahi dan dekat dari penginapan, yaitu : (1) Taman Ismail Marzuki dan Planetarium Jakarta, serta (2) Museum Pahlawan.

        Karena ada patung gajah, maka Museum Nasional ini kadang disebut juga dengan nama Museum Gajah

        Kamis, 03 April 2014

        Abah Berpulang Ke Rahmatullah


        Kenangan bersama abah saat akad nikahku 2 tahun silam

        Tanggal 29 Maret 2014, menjadi pukulan berat bagiku dan keluarga besarku. Pada hari tersebut, Abah (Darwin Bin H. Abd. Razak) telah berpulang ke Rahmatullah. Allah SWT telah menetapkan takdir-Nya untuk mengakhiri perjalanan hidup abah sebagai seorang hamba di muka bumi ini pada Sabtu siang atau bertepatan dengan 27 Jumadil Awal 1435 Hijriah. Tidak kuasa rasanya hati ini menerima kenyataan itu. Kenyataan yang jelas-jelas menyedihkan bagi kami semua, orang-orang terdekatnya.

        Bagi aku pribadi, menerima kenyataan bahwa Abah telah tiada adalah sesuatu yang sulit. Bagaimana tidak? 34 tahun sudah aku menjalani kehidupan (yang penuh dengan suka maupun duka) bersama abah, dan tiba-tiba kebersamaan itu harus berakhir dengan cara seperti ini. Rasanya tidak mudah saja, dan saat mengingat kebersaamaan itu, perih rasanya hati ini sehingga tanpa disadari bulir-bulir air mata jatuh menetes membasasi pipi.

        Sabtu, 01 Maret 2014

        Jukut Etam & Salma Shofa

        Tempat Wisata Jukut Etam

        Setelah sebelumnya sempat gagal berkunjung ke tempat wisata ini, akhirnya pada hari Minggu, 17 November 2013, niat untuk kembali kesana tidak terbendung lagi. Syukurnya, tempat wisata keluarga tersebut tidak tutup lagi sehingga kekecewaan yang kami alami saat gagal kesana pada libur lebaran kemarin tidak terulang. Tempat wisata yang terletak di kawasan Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo, Samarinda ini perlu waktu lama juga untuk mencapainya dengan kendaraan roda empat karena selain lokasinya yang berada masuk kedalam juga akses jalan menuju kesana tidak semuanya mulus. Beberapa bagian jalan masih terlihat berlubang.

        Selasa, 18 Februari 2014

        Nuansa Ungu Tanah Grogot

        Selama 2 hari, yaitu Rabu dan Kamis, tanggal 21 sd. 22 Agustus 2013, aku bersama dengan ketiga temanku (Pak Edy, Pak Supri dan Pak Jainal) melaksanakan dinas luar ke Kabupaten Paser untuk suatu urusan pekerjaan kantor. Kegiatan itu sifatnya adalah monitoring dan pembinaan kepegawaian. 

        Tentu, dalam setiap perjalanan dinas luar yang dilakukan, kami tidak pernah lupa untuk mengelilingi dan menjelajahi keadaan kota yang kami kunjungi tersebut. Dan bagi aku pribadi, kunjungan ke Tanah Grogot, Kabupaten Paser ini adalah kunjungan yang kedua. Pada waktu kunjungan yang pertama bersama rekanku yang lain, kami menginap di Hotel Mariola. Sedangkan pada kunjungan yang kedua ini dengan rekan yang berbeda, kami menginap di Hotel Bumi Paser.

        Sabtu, 08 Februari 2014

        Inspirasi Hidup

        Jamak seperti yang diketahui, kehidupan di dunia ini pasti selalu dihadapkan dengan rangkaian masalah. Belum satu masalah usai, datang lagi masalah lain yang tidak kalah berat. Dan mau tidak mau, masalah yang datang bertubi-tubi harus tetap dihadapi. Terkadang, kita begitu tegar menghadapinya. Namun satu waktu, kita malah kehilangan sama sekali ketegaran itu. Kita menjadi terpuruk dan tidak tahu bagaimana untuk bisa bangkit kembali. 

        Disaat itu mungkin kita akan putus asa dan terus-terusan mengeluh atas keadaan yang tidak adil ini menurut versi kita. Kemudian berpikiran negatip tentang betapa pilunya kehidupan yang harus dijalani sementara orang lain begitu mudahnya melenggang dengan penuh kebahagian. Lalu, muncul lagi rentetan ketidakpuasan dengan berpikiran bahwa apa yang telah dijalani selama ini secara benar ternyata hanya berbuah dengan penderitaan. Jadi, untuk apa menjalani sesuatu yang benar tersebut. Akhirnya sering muncul dibenak kita kata mengapa. Mengapa harus aku yang menderita? Mengapa harus aku yang tersakiti? Mengapa berakhir dengan kepedihan? Dan mengapa lainnya. 

        Minggu, 02 Februari 2014

        Suatu Sore Di Bulungan


        Bulungan mungkin dulunya adalah salah 1 kabupaten yang keberadaannya tidak begitu menonjol saat masih menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Timur. Namun, sejak terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), maka Bulungan seakan memegang peranan penting karena telah menjadi wilayah yang ditetapkan sebagai ibukota provinsi. Pemilihan Bulungan sebagai ibukota Provinsi Kaltara tentu telah melalui kajian yang mendalam sehingga kalaupun ada pihak-pihak yang mempersoalkannya sepertinya lebih didasarkan karena kepentingan-kepentingan pribadi/kelompok. Dari beberapa referensi yang pernah kubaca diketahui bahwa faktor utama yang menjadikan Bulungan ditetapkan sebagai ibukota Provinsi Kaltara adalah karena Bulungan masih memiliki lahan yang cukup luas sehingga untuk pengembangan pembangunan perkotaan kedepannya akan lebih mudah. Selain itu, faktor historis juga menjadi hal yang dipertimbangkan, dimana Kabupaten Bulungan dulunya adalah kabupaten induk yang telah dimekarkan menjadi beberapa kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung dan Kota Tarakan. 

        Jumat, 24 Januari 2014

        Topi Rajut Dilla

        Beberapa hari yang lalu Dilla diajak berkeliling oleh mamanya di seputaran lingkungan perumahan untuk membeli sesuatu. Berhubung pada saat itu udaranya dingin, maka Dilla dipakaikan topi rajut agar tidak kena masuk angin. Penampilan Dilla menggunakan topi rajut tersebut persis kaya anak-anak eropa yang negaranya dilanda suhu ekstrem (berupa badai salju). Tetapi bukan karena alasan itu lho Dilla jadi latah ikut-ikutan ingin bertopi. Semuanya dilakukan demi kesehatan.

        Sebenarnya jika Dilla dipakaikan topi rajut, tante-tantenya pada protes. Macam-macamlah alasan dan komentar mereka, mulai dari kunolah, kampunganlah, kurang gaullah, kurang ini dan kurang itu. Kalau kami selaku orangtuanya sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan tentang penampilan karena pada dasarnya kami pun bukan orang yang oriented dengan fashion. Mungkin, cara kami yang kurang memperhatikan hal-hal tersebut, berimbas juga pada Dilla. Bagi kami, asal Dilla sudah terlihat bersih saja, maka itu sudah cukup. 

        Senin, 20 Januari 2014

        Mengurus Pembuatan Paspor


        Membaca blog-blog orang lain yang bercerita tentang perjalanan ke luar negeri, rasanya membuat diri ini ingin juga suatu saat bisa mengikuti jejak petualangan mereka. Sepertinya kok seru ya saat membaca tulisan mereka yang memaparkan secara detail tentang bagaimana usaha yang dilakukan untuk mewujudkan keinginan tersebut. Mulai dari mengumpulkan budget, berburu tiket pesawat yang murah, mencari penginapan yang terjangkau dan strategis, mempelajari transportasi lokal untuk sampai ke lokasi wisata sampai mengatur dan merencanakan itinerary apa saja yang akan dilakukan semasa berwisata. 

        Jumat, 03 Januari 2014

        Mengikuti Outbond Di Lembah Hijau


        Seumur-umur baru pertama kali ini aku berkesempatan mengikuti kegiatan outbond. Itupun karena instansi tempat aku bekerja yang mengadakan kegiatan tersebut. Dan kegiatan outbond itu sendiri adalah untuk yang pertama kali dilaksanakan di kantorku. Tujuan utamanya sih untuk memberikan penyegaran jasmani dan rohani kepada setiap pegawai agar tidak merasa jenuh dengan rutinitas pekerjaan. Disamping itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling bersilaturahmi dan mengenal anggota keluarga pegawai yang lain.