Jumat, 24 Januari 2014

Topi Rajut Dilla

Beberapa hari yang lalu Dilla diajak berkeliling oleh mamanya di seputaran lingkungan perumahan untuk membeli sesuatu. Berhubung pada saat itu udaranya dingin, maka Dilla dipakaikan topi rajut agar tidak kena masuk angin. Penampilan Dilla menggunakan topi rajut tersebut persis kaya anak-anak eropa yang negaranya dilanda suhu ekstrem (berupa badai salju). Tetapi bukan karena alasan itu lho Dilla jadi latah ikut-ikutan ingin bertopi. Semuanya dilakukan demi kesehatan.

Sebenarnya jika Dilla dipakaikan topi rajut, tante-tantenya pada protes. Macam-macamlah alasan dan komentar mereka, mulai dari kunolah, kampunganlah, kurang gaullah, kurang ini dan kurang itu. Kalau kami selaku orangtuanya sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan tentang penampilan karena pada dasarnya kami pun bukan orang yang oriented dengan fashion. Mungkin, cara kami yang kurang memperhatikan hal-hal tersebut, berimbas juga pada Dilla. Bagi kami, asal Dilla sudah terlihat bersih saja, maka itu sudah cukup. 

Tapi hal itu berbeda 180 derajat dengan cara pandang tante-tantenya. Mereka itu orangnya sangat mementingkan yang namanya gaya dan penampilan. Alhasil, cara berpakaian Dilla akan selalu menjadi sorotan mereka. Apabila ada yang tidak berkenan, langsung mereka komentari. Kalau sudah begitu, kami pasrah saja dan menyerahkan segala sesuatunya (cara berpakaian dan dandan Dilla) kepada mereka. Bisa dikatakan, Dilla seperti anak bayi perempuan yang menjadi kelinci percobaan selera fashion mereka. Mulai dari baju yang dikenakan harus dipadu padankan, rambut diikat dengan rapi serta tidak ketinggalan pupur dan farpum yang melekat agar Dilla selalu berbau harum. Harus diakui, Dilla ditangan mereka terlihat cantik dan terurus sekali.

Namun, ada saat-saat dimana Dilla menurut kami, tanpa didandanin pun tetap terlihat imut dan cantik (sudah pastilah orangtua berkata seperti itu. Meski orang lain mengatakan yang sebaliknya, tetap orangtuanya akan mengatakan bahwa si anak cantik bagai bidadari dari surga. Hahaha……). Ya, seperti saat mengggunakan topi rajut ini. Biarin deh dikatakan jadul sama tante-tantenya, yang penting Dilla bisa terlindungi dari udara dingin diluar sana. Lihat fungsinya dong untuk kesehatan. Dan tentu saja setiap Dilla berpenampilan sesuatu yang menurutku unik, tidak lupa untuk mengabadikannya. Seperti saat ia menggunakan topi rajutnya ini. Terlihat lucu lho Dilla. Sampai-sampai aku sebagai ayahnya ikut-ikutan nimbrung untuk berfoto bersamanya. Alhasil, jadilah ayah dan anak sibuk ber-selfie ria.


 
 

3 komentar:

  1. Dila cute pakai topi rajutnya, jadi lebih hangat ya setelah pakai topi

    BalasHapus
  2. wah, anakmu umur berapa sob? lama aku gak mampir kesini, tahu2 udah punya anak ya?

    BalasHapus
  3. Maaf OOT

    Blogwallking jangan lupa kunjugin juga yaah ^^

    BalasHapus