Selasa, 18 Februari 2014

Nuansa Ungu Tanah Grogot

Selama 2 hari, yaitu Rabu dan Kamis, tanggal 21 sd. 22 Agustus 2013, aku bersama dengan ketiga temanku (Pak Edy, Pak Supri dan Pak Jainal) melaksanakan dinas luar ke Kabupaten Paser untuk suatu urusan pekerjaan kantor. Kegiatan itu sifatnya adalah monitoring dan pembinaan kepegawaian. 

Tentu, dalam setiap perjalanan dinas luar yang dilakukan, kami tidak pernah lupa untuk mengelilingi dan menjelajahi keadaan kota yang kami kunjungi tersebut. Dan bagi aku pribadi, kunjungan ke Tanah Grogot, Kabupaten Paser ini adalah kunjungan yang kedua. Pada waktu kunjungan yang pertama bersama rekanku yang lain, kami menginap di Hotel Mariola. Sedangkan pada kunjungan yang kedua ini dengan rekan yang berbeda, kami menginap di Hotel Bumi Paser.

Sabtu, 08 Februari 2014

Inspirasi Hidup

Jamak seperti yang diketahui, kehidupan di dunia ini pasti selalu dihadapkan dengan rangkaian masalah. Belum satu masalah usai, datang lagi masalah lain yang tidak kalah berat. Dan mau tidak mau, masalah yang datang bertubi-tubi harus tetap dihadapi. Terkadang, kita begitu tegar menghadapinya. Namun satu waktu, kita malah kehilangan sama sekali ketegaran itu. Kita menjadi terpuruk dan tidak tahu bagaimana untuk bisa bangkit kembali. 

Disaat itu mungkin kita akan putus asa dan terus-terusan mengeluh atas keadaan yang tidak adil ini menurut versi kita. Kemudian berpikiran negatip tentang betapa pilunya kehidupan yang harus dijalani sementara orang lain begitu mudahnya melenggang dengan penuh kebahagian. Lalu, muncul lagi rentetan ketidakpuasan dengan berpikiran bahwa apa yang telah dijalani selama ini secara benar ternyata hanya berbuah dengan penderitaan. Jadi, untuk apa menjalani sesuatu yang benar tersebut. Akhirnya sering muncul dibenak kita kata mengapa. Mengapa harus aku yang menderita? Mengapa harus aku yang tersakiti? Mengapa berakhir dengan kepedihan? Dan mengapa lainnya. 

Minggu, 02 Februari 2014

Suatu Sore Di Bulungan


Bulungan mungkin dulunya adalah salah 1 kabupaten yang keberadaannya tidak begitu menonjol saat masih menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Timur. Namun, sejak terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), maka Bulungan seakan memegang peranan penting karena telah menjadi wilayah yang ditetapkan sebagai ibukota provinsi. Pemilihan Bulungan sebagai ibukota Provinsi Kaltara tentu telah melalui kajian yang mendalam sehingga kalaupun ada pihak-pihak yang mempersoalkannya sepertinya lebih didasarkan karena kepentingan-kepentingan pribadi/kelompok. Dari beberapa referensi yang pernah kubaca diketahui bahwa faktor utama yang menjadikan Bulungan ditetapkan sebagai ibukota Provinsi Kaltara adalah karena Bulungan masih memiliki lahan yang cukup luas sehingga untuk pengembangan pembangunan perkotaan kedepannya akan lebih mudah. Selain itu, faktor historis juga menjadi hal yang dipertimbangkan, dimana Kabupaten Bulungan dulunya adalah kabupaten induk yang telah dimekarkan menjadi beberapa kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung dan Kota Tarakan.