Selasa, 08 Maret 2016

Bermain Lego

Memilihkan mainan yang dapat merangsang kreatifitas anak pada zaman sekarang ini tidaklah sulit. Banyak mainan yang menawarkan hal-hal baru yang mampu mengeksplorasi kemampuan anak. Salah satunya adalah LEGO. Ya, mainan lego adalah seperangkat mainan susun bangun yang terbuat dari plastik berbentuk persegi panjang dan bergerigi sehingga dapat disatukan. Misalnya bentuk mobil, pesawat, motor, kereta api, menara, gedung, rumah, senjata pistol, pedang, dan lain-lain.

Dari sumber yang dikutip pada salah satu web di internet dijelaskan bahwa mainan lego sangat menarik untuk melatih daya kreatifitas dan imajinasi seseorang. Anak-anak dapat sambil belajar mengenal warna, karena warnanya yang beranekaragam dapat dibangun dan dibentuk sesuai dengan warna yang disukai. Mainan lego dapat melatih kesabaran dan kejelian anak sejak dini. Misalnya rasa kesabaran dan kejelian di dalam membangun suatu bentuk bangunan yang tinggi.


Menyadari akan manfaatnya tersebut, kami pun selaku orangtua yang sama dengan orangtua lain yang menginginkan kebaikan kepada anak-anaknya menyediakan lego untuk Adilla bermain. Tadinya kami berfikir bahwa Adilla paling-paling hanya sebentar saja tertarik dengan mainan lego, lalu dengan segera melupakannya. Tapi syukurlah hal itu tidak terjadi. Adilla rupanya sangat menyukai permainan lego.


Biasanya yang disukai Dilla dari bermain lego itu adalah menyusunnya hingga membentuk bangunan yang tinggi. Saking tingginya, kadang susunan legonya tersebut melebihi ukuran tinggi tubuhnya sehingga untuk menyusunnya lagi hingga keatas membuatnya kesulitan. Jika terus dipaksakan, lego-lego itu akan berjatuhan. Disitulah Dilla diuji kesabarannya. Kerapkali kali ia kesal dan berteriak takkala lego-lego yang telah susah payah disusunnya itu berjatuhan.

Meski masih kerap kesal, tetapi tidak menyurutkan keinginan Dilla untuk terus bermain lego. Hasil kreasinya pun makin bervariasi dan kemahirannya makin pesat. Jika telah berhasil menyusun lego dengan baik, tidak lupa pujian kami lontarkan kepadanya. Dan Dilla pun makin bersemangat.


 
 

1 komentar:

  1. dulu saya wkt kecil juga main susun2an begini, tp bukan lego merknya sih

    BalasHapus